Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Koleksi Busana Couture Sebastian Gunawan Tutup Bazaar Fashion Festival 2014

wolipop
Senin, 27 Okt 2014 09:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. M. Abduh/Wolipop
Jakarta -

Setelah sepekan memanjakan mata pencinta mode Tanah Air, Bazaar Fashion Festival bersama IPMI Trend Show mengakhiri rangkaian acaranya pada Minggu malam (26/10/2014). Festival mode yang menampilkan karya-karya tak kurang dari 50 fashion designer itu ditutup dengan apik oleh koleksi busana feminin nan cantik Sebastian Gunawan, Melange Des Senses.

Nama besar desainer yang merilis label pertamanya pada 1993 ini menarik minat banyak fashionista. Antusiasmenya cukup besar, tampak dari antrean yang cukup panjang di depan pintu area show. Tak lama setelah pintu runway dibuka, kursi-kursi pun segera terisi oleh para undangan yang tak sabar ingi melihat 'kejutan' apa lagi yang akan disajikannya kali ini.

Tepat pukul 20:00, fashion show pun dimulai. Sekilas mengenai tema koleksi, Melange Des Senses berasal dari bahasa Prancis yang mengandung arti 'menyampurkan segala rasa'. Koleksi ini terinspirasi dari pelukis Johan Laurentz asal Denmark yang dikenal dengan lukisan bunganya. Populer pada abad 17, yaitu sekitar tahun 1800-an, salah satu ciri khas lukisan Johan adalah menggunakan warna gelap sebagai latar belakang lukisan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warna gelap ini mengontraskan wujud bunga serta kilau cahaya di dalam lukisan yang berwarna-warni, sehingga keindahan detailnya lebih menonjol. Mewah, misterius dan natural pun menjadi 'rasa' yang tercampur dalam kesatuan karya seni yang menghasilkan keindahan.

Tiga hal itu juga yang terlihat dari 60 set busana yang ditampilkan Seba --sapaan akrab Sebastian Gunawan-- di runway show Bazaar Fashion Festival 2014, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat. Seperti pada karya-karya Seba sebelumnya, garis ultra feminin menjadi 'benang merah' yang menyatukan koleksinya.

Sentuhan couture sangat terasa lewat bordir berbentuk bunga mawar yang diaplikasikan di atas bahan tulle, mikado, damask, taffeta dan lace. Baik hanya sebagai aksen maupun diterapkan pada keseluruhan bagian busana, terlihat bahwa kerajinan bordir dilakukan dengan sangat teliti, menghasilkan bentuk bunga berwarna-warni yang tertata rapi dan indah.

Selain bordir, teknik tumpuk, lipit, ruffle serta renda juga menjadi pemanis busana yang didominasi warna gelap dengan semburat 'cahaya' fuchsia, hijau lime, ungu dan emas itu. Tak ketinggalan taburan kristal Swarovski serta payet yang menambah kesan mewah.

Koleksi untuk label Sebastian Gunawan ini hadir dalam style gaun berpotongan A-line, rok-rok melebar ke bawah, cropped top, blouse asimetris, midi dress pas badan serta ballgown dengan rok bervolume yang dramatis. Sebagai penyegaran, hadir pula celana flare dan high waist yang dipadukan dengan blouse mullet dan cropped top.

Penekanan detail tak hanya fokus pada bagian depan busana. Desainer kelahiran Jakarta, 47 tahun lalu ini juga tak 'melupakan' sisi belakang, dimana detail pita, ruffle serta aksen payet diaplikasikan sehingga kemewahannya tampak utuh. Yang menarik dari koleksi Seba kali ini, adalah perpaduan material lembut seperti tulle, satin dan sifon dengan konstruksi yang tegas pada siluetnya. Permainan volume dan garis tegas lebih mendominasi bukan potongan yang flowy dan ringan.

Di akhir peragaan, hadir busana ballgown dengan permainan volume super besar. Nuansa floral dari aplikasi bordir ikut dihadirkan dalam sekuen ini. Puncaknya adalah dress serba hitam berbahan tulle dan lace dengan train panjang yang menyapu lantai, serta veil hitam berenda. Dramatis.

Koleksi Melange Des Sens ini patut dibanggakan. Dari 60 set busana, ada 20 item yang pernah ditampilkan di Telstra Perth Fashion Festival 2014. Saat itu Seba menjadi pembuka festival fashion di Australia tersebut bersama desainer couture lainnya, desainer asal Filipina yang berbasis di Dubai, Michael Cinco.

(hst/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads