Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

R.I.P Oscar de la Renta

Mengenang Oscar de la Renta, Sang Maestro Gaun Malam

wolipop
Selasa, 21 Okt 2014 11:18 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Bicara soal busana couture dan gaun malam, nama Oscar de la Renta tentunya tak bisa dikesampingkan. Menjadi salah satu perancang busana untuk Jacqueline Kennedy, pria asal Republik Dominika ini berhasil mereguk popularitasnya pada era '60-an.

Oscar, yang wafat pada Senin (20/10/2014) waktu setempat di usianya yang ke-82 tahun dikenal sebagai desainer dengan rancangan gaun malam yang menyiratkan keanggunan wanita dan ultra feminin. Motif bunga, detail lace serta siluet yang mengaksentuasi keindahan lekuk tubuh wanita menjadi ciri khas rancangan pria kelahiran Republik Dominika, 22 Juli 1932 ini. Karya-karyanya pun banyak dipakai para selebriti hingga pesohor dunia di atas red carpet maupun pesta malam hari.

Pada usia 18 tahun, Oscar meninggalkan kampung halamannya di Santo Domingo ke Spanyol untuk sekolah melukis di Academy of San Fernando, Madrid. Alih-alih belajar melukis, Oscar muda justru lebih tertarik dengan dunia fashion dan mulai menggambar sketsa busana untuk sejumlah rumah mode ternama di Spanyol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melukis sketsa dari rumah mode yang satu ke rumah mode lainnya, membawa pria yang telah dua kali menikah ini ke desainer couture ternama di Spanyol, Cristobal Balenciaga untuk magang. Tak berapa lama, desainer yang menganggap Balenciaga sebagai mentornya ini bertolak ke Paris untuk bergabung dengan Antonio del Castillo, sebagai asisten untuk rumah mode Lanvin.

Sempat tertarik dengan jalur ready-to-wear karena menurutnya lebih banyak mendatangkan keuntungan finansial, Oscar akhirnya menemukan ketertarikannya pada busana couture setelah bekerja untuk Balmain pada 1993. Selama delapan tahun, Oscar mendesain koleksi haute couture di Balmain dan menjadi orang Republik Dominika pertama yang rancangannya dipakai rumah mode asal Prancis itu.

Label Oscar de la Renta didirikan pada 1965 dan fokus pada gaun malam serta busana couture. Pada 2006, pria yang sangat mengagumi keindahan wanita itu melebarkan ekspansi bisnisnya dengan merilis lini busana pengantin. Selain busana, peraih penghargaan Council of Fashion Designers Designer of the Year Award di tahun 2000 ini juga memiliki lini aksesori dan lini homeware yang didirikannya pada 2001 dan 2002.

Tangan kreatif Oscar tak hanya disalurkannya ke rancangan busana dan aksesori saja. Desainer favorit Sarah Jessica Parker hingga Oprah Winfrey ini juga pernah merancang hotel Tortuga Bay di Puntacana Resort and Club, Republik Dominika.

Tahun ini, dunia fashion kehilangan sosok desainer legendaris bertangan dingin itu. Salah satu karya terakhirnya yang cukup dikenang, dikenakan oleh Amal Alamuddin saat dia menikahi aktor George Clooney. Amal, yang kini mengganti nama belakangnya menjadi Amal Clooney tampak sangat anggun dan cantik dalam balutan gaun putih kaya detail bordir berpotongan off shoulder. Beruntung bagi Amal, karena Oscar sendiri lah yang terlibat langsung dalam pembuatan gaun hingga menemaninya saat fitting.

"Saya ingin menciptakan busana yang akan dipakai orang, bukan gaya yang hanya membuat heboh dan gebrakan di panggung runway saja," menjadi salah satu kata-kata Oscar yang diingat dunia fashion.

Selamat jalan, The King of Evening.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads