Tren Gaya Militer
Invasi Militer dalam Dunia Fashion
Inspirasi pakaian militer dalam dunia fashion telah ada sejak lama. Gaya yang diadaptasi dari busana militer seperti ini menuangkan konsep klasik. Setidaknya itu yang dilakukan oleh desainer Christophe Decarnin pemilik rumah fesyen adibusana legendaris Balmain.
Christophe menerapkan gaya militer dalam koleksi rancangannya di tahun 2010. Jaket dengan bahu lebar, kancing emas berlimpah, dan celana ketat adalah gaya militernya.
Tren militer juga banyak diterapkan banyak desainer lain di berbagai belahan dunia. Sebut saja Victoria Beckham dan Christopher Bailey untuk Burberry. Mereka menambahkan beberapa ornamen militeristik pada koleksi musim gugur 2012, dengan nuansa hijau gelap dan jaket bomber.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti para wanita yang bertugas pada Perang Dunia II. Mereka mengenakan jaket pas badan yang diikat belt, dipadankan dengan rok bawah lutut.
Cetakan kamuflase hijau dan nuansa hijau tentara tampak tangguh pada musim gugur 2013 lalu. Termasuk di antaranya mantel bulu, jaket bersabuk, celana, bahkan rok. Seperti yang dilakukan oleh Prabal Gurung, desainer keturunan Nepal yang berbasis di kota New York itu mengambil inspirasi militer pada koleksinya. Koleksi ini tidak sembarang ia rancang.
Telah ada penelitian jauh sebelumnya tentang suku Asgarda Ukraina yang dilakukan Prabal. Desainer lain yang memberikan potongan ala militer dalam rancangan mereka adalah Michael Kors, Rachel Roy, Charlotte Ronson, dan Rebecca Minkoff.
Jika belum cukup bukti bahwa tampilan militer adalah gaya yang patut dicoba, Lady Gaga muncul dengan mantel hijau vinil dari koleksi musim gugur Calvin Klein 2013 di Kota New York.
Dari sepatu perang, legging kulit, sampai jaket militer, dan jaket loreng kamuflase, siapa saja bisa menambahkan potongan busana militer ke lemari pakaian.
Karakter militer merambah budaya pop
Jauh sebelumnya, kita dapat melihat karakter militer dalam budaya pop, dari G.I. Joe sampai komik strip Beetle Bailey. Gaya militer jadi bagian dari desain melewati banyak dekade.
Kita hampir lupa bahwa isi lemari pakaian kita seperti celana khaki, jaket bomber, sepatu bot tempur, dan mantel sesungguhnya berasal dari zona perang.
Sebuah pameran Frontline Fashion di Charles River Museum of Industry and Innovation mengingatkan kita pada budaya pop militer tersebut. Mahasiswa dari Lasalle College berperan di balik pameran tersebut.
Jill Carey pengajar jurusan fashion merchandising meneliti tentang perkembangan dalam busana militer. Pakaian militer bermain di dunia mode.
Pengaruh militer ini terlihat dengan jelas pada pola kamuflase militer, jas berkancing dua yang terinspirasi dari jaket angkatan laut, sampai pada elemen mengejutkan lain.
Saat mendesain rancangan ikoniknya desainer seperti Yves Saint Laurent dan Chanel meminjam desain jahitan klasik dan fitur dari pakaian milter, seperti siluet tajam, fabrikasi, dan rincian desain lainnya.
(mer/eny)
Home & Living
Saatnya Ganti Tempat Sampah yang Bikin Rumahmu Lebih Higienis Sekaligus Estetik!
Home & Living
3 Pilihan Keranjang Laundry Ini Harus Ada di Rumah, Bikin Cucian Jadi Gak Numpuk Berantakan!
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
7 Potret G-Dragon Pakai Bandana Emas Berhias Permata, Cuma Ada Satu di Dunia











































