Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Wolipop & Dian Pelangi Goes to New York

Mega Iskanti: Asyiknya Belanja Bareng Dian Pelangi di Woodbury Common, NY

wolipop
Jumat, 03 Okt 2014 12:46 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Mega Iskanti Putri
Jakarta - Setelah sukses menggelar fashion show di DC Fashion Week dan New York, kemudian melakukan pemotretan koleksi terbaru sekaligus syuting untuk film 'Dian di Balik Pelangi', kini acara sudah bebas sebelum kembali ke Indonesia. Pada Rabu (1/10/2014), Dian Pelangi dan tim dari Wardah Cosmetics juga Wolipop berpergian ke Woodbury Common untuk berbelanja.

Woodbury Common berada di kawasan Central Valley, New York, Amerika Serikat. Woodbury Common berisi outlet-outlet brand premium seperti Gucci, Celine, DKNY, Dior, Adidas, BCBG Max Azria, Bebe, Bottega Veneta, Michael Kors, Prada, dan label ternama lainnya. Pemenang program Wolipop 'Dian Pelangi Goes To New York', Mega Iskanti Putri, mengaku sangat senang sekaligus lelah karena belanja seharian. Berikut cerita keseruan Mega ketika berbelanja bareng Dian di Woodbury Common.

Akhirnya seluruh rangkaian acara penting pun selesai, kami mendapatkan dua hari program bebas. Rabu (1/10/2014), kami pergi bersama ke Woodbury Common. Woodbury Common ini menjadi salah satu outlet yang paling terkenal di New York. Butuh waktu kurang lebih satu jam untuk sampai ke sana karena terletak cukup jauh dari tempat kami tinggal di Manhattan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami semua pergi bersama berangkat pukul 10.30 dan sampai sekitar pukul 11.30. Udara di Woodbury Common hujan rintik-rintik dan sedikit tertutup kabut. Meskipun demikian, cuaca yang kurang mendukung tidak menutup keinginan kami untuk berbelanja. Sesampainya di sana kami dibagi menjadi jadi beberapa kelompok karena kami sudah memiliki target toko yang ingin didatangi.

Saat baru sampai di Woodbury Common, saya dan Dian sudah siap untuk menjelajahi toko-toko yang tersebar di sana. Namun akhirnya kita berpisah karena sibuk mencari barang yang sudah diincar sebelumnya.

Seluruh outlet di sana memberikan diskon hingga 60%. Saya pun mulai mendatangi toko satu per satu. Saya membeli tas, sepatu, case make-up, dan sweater. Dari sekian banyak barang yang saya beli, saya mendapatkan tas tangan yang sudah lama saya incar dari Jakarta. Tas tangan itu tinggal satu-satunya dan dapat potongan 50%. Saya merasa beruntung karena memang banyak barang yang hanya tinggal satu di setiap toko.

Tidak hanya saya, Dian dan timnya juga terlihat antusias berbelanja barang incaran mereka. Satu orang minimal membawa tiga kantong besar. Kami selesai berbelanja sekitar pukul 18.00. Semua tampak puas sekaligus lelah. Setelah itu kami pergi untuk makan malam bersama dengan Bapak Desra Percaya dan istrinya, Ibu Sari.

Lokasi rumah Bapak Desra tidak jauh dari Woodbury Common. Rumah Bapak Desra cukup luas. Rumah yang memiliki 10 kamar itu hanya dihuni oleh beberapa orang saja. Sehingga saat kami menunggu, kami juga diajak keliling rumah.

Banyak pintu yang kami kira tangga ternyata bisa masuk ke kamar atas dan ruangan lainnya. Rumah itu sangat kental dengan budaya Indonesia, seperti cover bantal yang bermotif batik. Kami kemudian menunggu di ruang tamu dan disuguhi makanan Indonesia.

Tidak lama setelah kami makan, bapak dan ibu Dubes akhirnya datang, Dian beserta Ibundanya, Hernani, dan suaminya, Tito Haris berbincang-bincang mengenai bisnis, fashion week, dan sebagainya.

Kami dijamu dengan sangat baik, mereka bahkan menawarkan untuk turut menginap dirumahnya. Kami mengobrol cukup lama dan baru pulang sekitar pukul 22.30.

(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads