Wolipop & Dian Pelangi Goes To New York
Strategi Menembus Fashion Week Internasional ala Tim Dian Pelangi
wolipop
Sabtu, 27 Sep 2014 16:06 WIB
Jakarta
-
Siapa yang tak ingin karirnya go international dan dikenal oleh masyarakat di seluruh dunia. Dari setiap profesi, ada sebuah kebanggaan tersendiri yang berbarengan dengan kerja keras untuk mencapai cita-cita yang begitu besar bagi diri sendiri sekaligus mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Hal inilah yang dirasakan oleh Dian Pelangi yang sudah memamerkan karya di semua benua di dunia, yang terbaru adalah saat ini di Amerika. Dian memamerkan karya hari ini Jumat (26/09/2014) di dalam perhelatan Washington DC Fashion Week dan beberapa hari ke depan di New York.
Pencapaian ini tentu saja bukan keberuntungan semata, karena di balik itu ada kerja keras yang luar biasa dari sebuah tim yang solid. Wolipop yang menemani perjalanan Dian Pelangi ke Amerika kali ini berbincang langsung dengan Business Development Manager sekaligus suami dari Dian Pelangi, Tito Haris. Ia menceritakan bagaimana perjuangan timnya memajukan brand sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.
Pria berusia 34 tahun tersebut mengaku kelebihan Dian Pelangi terletak pada tim kerja yang solid. Mulai dari Dian Pelangi sendiri yang berperan sebagai desainer kreatif dan memaksimalkan tim desainnya hingga secara teratur dan konsisten memaksimalkan media sosial sebagai sarana berkomunikasi dengan para pengikut hingga klien.
Tim event pun dikerahkan untuk mencari segala informasi tentang pekan mode di seluruh mode, mulai dari pertamakali mengikuti fashion show di Melbourne, Malaysia, Den Haag, Yordania, Abu Dhabi, Sudan, Budapest, Praha, Belgrade, Paris, London, Vienna, Singapura hingga Jerman. Semua ini bukan sekedar menunggu pihak luar yang mengundang namun atas dasar inisiatif dan kemauan keras untuk melebarkan sayap.
“Semua harus terkoneksi, mulai dari desain yang unik, lalu Dian sendiri yang berkepribadian positif, easy-going, open-minded, mau bertemu orang dan bersilaturahmi hingga mengikuti meet & greet dimana-mana,” ujarnya tentang personaliti menarik sang istri. Selain itu ia juga melihat Dian telah menjadi sosok yang sempurna untuk menjadi brand ambassador dari brand-nya sendiri, dimana brand lain harus mengeluarkan banyak uang membayar jasa ambassador namun produknya tidak terwakili dengan baik dan tidak membuat produk menarik untuk dibeli.
Pintu untuk memamerkan karya di Amerika terpicu dari show sebelumnya di kota London, Inggris, yakni acara Haute Arabia di Hotel Bulgari London, Novermber 2013 lalu. Di situ Dian selain memamerkan rancangannya juga menjadi nara sumber seminar tentang modest fashion atau busana hijab. Tito mengaku bahwa peranan media sosial dan pemberitaan secara online sangat penting untuk memudahkannya menjalin koneksi baru dengan dunia internasional.
“Jadi kalau di-google, ada berita Dian Pelangi (DP) dalam bahasa Prancis, Afrika dan sebagainya,” Itulah sebabnya ia menjaga betul agar aspek online mulai dari pemberitaan hingga penjualan yakni situs DP bisa diakses dengan baik dan modern dari segala platform, mulai dari PC hingga smartphone.
Soal pihak yang iri, Tito menilai hal tersebut sudah biasa. “Banyak orang yang pikir kalau kita enak selalu diundang padahal hampir semuanya dari kita duluan yang proaktif menghampiri dan konsisten membentuk imej yang baik. Kita cari koneksi, lalu kita e-mail sendiri, telpon dan follow-up semua dari awal banget. Jadi enggak merasa kita itu penting dan nunggu ditelpon kedutaan atau kementrian,” jelasnya di apartemen Calvert St. Washington.
Ia juga menilai bahwa timnya khsususnya DP mudah diajak bekerjasama. “Kedubes Yordania bilang kalau Dian mudah diajak kerjasama dan tidak minta ini itu seperti akomodasi yang mewah, harus nginep di hotel mewah, bawa asisten lebih dari 5 orang, harus disediakan waktu untuk tur wisata yang membuat bujet bengkak seperti desainer lain yang pernah diajak kerjasama,” ungkapnya. Intinya tidak boleh ribet, bisa mengadaptasi keadaan dan tidak demand hal yang tidak masuk akal.
(fer/eny)
Hal inilah yang dirasakan oleh Dian Pelangi yang sudah memamerkan karya di semua benua di dunia, yang terbaru adalah saat ini di Amerika. Dian memamerkan karya hari ini Jumat (26/09/2014) di dalam perhelatan Washington DC Fashion Week dan beberapa hari ke depan di New York.
Pencapaian ini tentu saja bukan keberuntungan semata, karena di balik itu ada kerja keras yang luar biasa dari sebuah tim yang solid. Wolipop yang menemani perjalanan Dian Pelangi ke Amerika kali ini berbincang langsung dengan Business Development Manager sekaligus suami dari Dian Pelangi, Tito Haris. Ia menceritakan bagaimana perjuangan timnya memajukan brand sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim event pun dikerahkan untuk mencari segala informasi tentang pekan mode di seluruh mode, mulai dari pertamakali mengikuti fashion show di Melbourne, Malaysia, Den Haag, Yordania, Abu Dhabi, Sudan, Budapest, Praha, Belgrade, Paris, London, Vienna, Singapura hingga Jerman. Semua ini bukan sekedar menunggu pihak luar yang mengundang namun atas dasar inisiatif dan kemauan keras untuk melebarkan sayap.
“Semua harus terkoneksi, mulai dari desain yang unik, lalu Dian sendiri yang berkepribadian positif, easy-going, open-minded, mau bertemu orang dan bersilaturahmi hingga mengikuti meet & greet dimana-mana,” ujarnya tentang personaliti menarik sang istri. Selain itu ia juga melihat Dian telah menjadi sosok yang sempurna untuk menjadi brand ambassador dari brand-nya sendiri, dimana brand lain harus mengeluarkan banyak uang membayar jasa ambassador namun produknya tidak terwakili dengan baik dan tidak membuat produk menarik untuk dibeli.
Pintu untuk memamerkan karya di Amerika terpicu dari show sebelumnya di kota London, Inggris, yakni acara Haute Arabia di Hotel Bulgari London, Novermber 2013 lalu. Di situ Dian selain memamerkan rancangannya juga menjadi nara sumber seminar tentang modest fashion atau busana hijab. Tito mengaku bahwa peranan media sosial dan pemberitaan secara online sangat penting untuk memudahkannya menjalin koneksi baru dengan dunia internasional.
“Jadi kalau di-google, ada berita Dian Pelangi (DP) dalam bahasa Prancis, Afrika dan sebagainya,” Itulah sebabnya ia menjaga betul agar aspek online mulai dari pemberitaan hingga penjualan yakni situs DP bisa diakses dengan baik dan modern dari segala platform, mulai dari PC hingga smartphone.
Soal pihak yang iri, Tito menilai hal tersebut sudah biasa. “Banyak orang yang pikir kalau kita enak selalu diundang padahal hampir semuanya dari kita duluan yang proaktif menghampiri dan konsisten membentuk imej yang baik. Kita cari koneksi, lalu kita e-mail sendiri, telpon dan follow-up semua dari awal banget. Jadi enggak merasa kita itu penting dan nunggu ditelpon kedutaan atau kementrian,” jelasnya di apartemen Calvert St. Washington.
Ia juga menilai bahwa timnya khsususnya DP mudah diajak bekerjasama. “Kedubes Yordania bilang kalau Dian mudah diajak kerjasama dan tidak minta ini itu seperti akomodasi yang mewah, harus nginep di hotel mewah, bawa asisten lebih dari 5 orang, harus disediakan waktu untuk tur wisata yang membuat bujet bengkak seperti desainer lain yang pernah diajak kerjasama,” ungkapnya. Intinya tidak boleh ribet, bisa mengadaptasi keadaan dan tidak demand hal yang tidak masuk akal.
(fer/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
Most Popular
1
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
2
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
3
8 Pemotretan Terbaru Audi Marissa Bareng Putranya, Anthony Xie Tak Ikut
4
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
5
Ramalan Zodiak 8 Januari: Taurus Sering Ragu, Gemini Manfaatkan Situasi
MOST COMMENTED











































