Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Hijab Hunt 2014: Nisa Andama, Awalnya Disuruh Ibu Kini Nikmati Berhijab

wolipop
Rabu, 13 Agu 2014 17:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Hijab Hunt 2014
Jakarta -

Berhijab sejak 2007, finalis Hijab Hunt 2014 yang berdarah Minang, Nisa Andama, mengungkapkan bahwa perintah ibu adalah alasan awal dia mengenakan jilbab. Meski waktu itu kerap bergaya tomboy, Nisa tak bisa membantah keinginan ibu yang ingin melihatnya tampil sebagai wanita muslimah sejati. Kini wanita yang sering didaulat menjadi host sebuah acara itu pun telah menemukan kenikmatan berhijab dan mendapatkan sejumlah manfaat dari mengenakan busana tertutup.

"Sungguh banyak kenikmatannya, terhindar dari pandangan dan gangguan orang jahat, dan lebih dihargai oleh orang banyak," kata Nisa.

Wanita 22 tahun yang tengah menuntut ilmu di jurusan teknik industri tersebut mengaku selalu menomorsatukan pendidikan. Tak heran jika mahasiswa sebuah universitas swasta di Jakarta itu terpilih menjadi salah seorang asisten laboraturium di kampusnya. Kegiatan ini pun sangat dia nikmati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menikmati kegiatan mengajar ini, saya bisa berbagi semua ilmu yang telah saya dapatkan terlebih dahulu," cerita finalis kelahiran Jakarta tersebut saat diwawancara Wolipop via email pada Selasa (12/8/14).

Selain membimbing para junior saat praktek di laboraturium, Nisa juga kerap disibukkan dengan sejumlah kegiatan kampus. Wanita yang hobi berbelanja itu tetap aktif berorganisasi meski sudah memasuki semester akhir kuliah. Finalis yang memfavoritkan gaya busana pemenang Hijab Hunt 2012 Shella Alazhta tersebut mengungkapkan semua kegiatan akademis ini dilakukan demi membanggakan orangtua.

Saat ini, selain sibuk dengan urusan kampus, wanita yang mengidolakan desainer Barli Asmara itu tengah gemar memperhatikan cara sang ayah ketika sedang bekerja. Hal itu dilakukannya karena Nisa pun ingin sekali meneruskan jejak ayah menjadi seorang pebisnis.

(ami/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads