Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Fenomena Jilboobs

Cari Tahu Soal Fenomena Jilboobs, Ini Komentar Zaskia Mecca

wolipop
Jumat, 08 Agu 2014 15:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. Wolipop
Jakarta - Fenomena jilboobs yang belakangan jadi buah bibir di internet ikut menarik perhatian aktris Zaskia Adya Mecca. Zaskia langsung mencari tahu apa itu jilboobs saat mendengar istilah tersebut. Setelah tahu, apa pandangannya?

Dari gambar-gambar yang dilihatnya, Zaskia melihat ada dua jenis orang yang ditampilkan oleh akun komunitas jilboobs di Facebook. Tipe pertama adalah orang yang mengenakan jilbab namun masih memperlihatkan belahan dada. Orang jenis ini baginya, jelas bermaksud untuk menjelek-jelekkan citra wanita berhijab. Sedangkan tipe kedua adalah mereka yang berhijab namun masih mengenakan busana ketat, memperlihatkan lekuk tubuh.

Untuk orang tipe kedua ini Zaskia berusaha berpikir positif dan tidak mau ikutan mencibir. Baginya ketika melihat seorang wanita memutuskan berhijab saja itu sudah menjadi satu poin lebih untuk orang tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku melihat positif aja, ketika melihat orang berusaha menjadi lebih baik. Pertama, nggak semua orang punya uang, mungkin orang itu nggak bisa langsung sanggup beli baju yang longgar. Kedua, mungkin itu adalah tahap proses, proses yang harus dilaluin," ujar bintang sinetron 'Para Pencari Tuhan' itu saat diwawancara Wolipop, Jumat (8/8/2014).

Zaskia sendiri mengakui dia pun perlu proses sebelum akhirnya mengenakan hijab dengan baik. Dulu saat baru mengenakan busana muslim, dia masih kerap memperlihatkan lehernya.

"Waktu itu belum banyak punya baju yang longgar. Sekarang aku semakin lama belajar dan sudah malu, ternyata harusnya rapat banget. Aku belajar dalam proses itu," jelas wanita 26 tahun yang memakai jilbab sejak usia 17 tahun itu.

Wanita yang kini merilis brand busana muslim Meccanism itu menegaskan dia tidak akan mencibir atau mengkritisi mereka yang berhijab namun masih mengenakan busana ketat. Dia merasa apa yang dilakukan orang itu sebuah proses belajar.

"Jangan sampai mencibir. Kita tidak tahu mungkin saja orang yang dicibir itu di hadapan Allah lebih baik dari kita. Sebaiknya doakan saja," ucap Zaskia.

Pendapat serupa juga dilontarkan desainer busana muslim Windri Dhari yang merupakan pendiri label NurZahra. Windri juga melihat mereka yang masih mengenakan busana memperlihatkan lekuk tubuh padahal sudah berjilbab, adalah sebuah proses perjalanan spiritual dari orang tersebut.

"Menurut aku sih itu proses. Mungkin mereka belum merasa perlu untuk nanya yang benar itu seperti apa. Jilbab itu menurut aku sangat sensitif untuk kita atur. Dengan sudah berjilbab, menurutku itu sudah cukup baik. Jadi ya mulainya dari modest dulu," ujar wanita yang rancangannya sukses menarik perhatian saat ditampilkan di Tokyo Fashion Week 2014 itu.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads