Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

(Lagi) Baju yang Dipakai Pangeran George Laris di Pasaran Kurang dari 24 Jam

Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 18 Jun 2014 09:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Getty Images
Jakarta -

Pangeran George baru berusia 1 tahun, tapi ia sudah menjadi ikon mode para bayi, seperti ibunya yang juga panutan mode wanita seluruh dunia. Baru-baru ini, si pangeran kecil tampak menemani sang ayah bermain polo di Cirencester Park Polo Club, Gloucestershire.

Saat itu, pangeran George mengenakan overall dengan celana pendek atau dungaree bermotif garis-garis merah dan putih. Baju itu datang dari label pakaian anak asal Spanyol bernama Neck & Neck. Baru menyebar di internet dalam satu hari, baju ini langsung saja terjual habis di hari berikutnya.

Seperti yang dilihat dari situs resmi Neck & Neck, baju ini dijual 33.99 poundsterling atau sekitar Rp 681 ribuan. Harga yang masih terjangkau untuk dapat bergaya ala pangeran Inggris ini. Namun sayangnya, baju Pangeran George sudah habis terjual dalam semua ukurannya di situs tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat menemani sang ayang bermain polo untuk amal, George tampak menggemaskan bermain dengan bola bersama ibunya. Hari itu, Kate Middleton memadukan dungaree George dengan kemeja putih berkerah dan juga sepatu hitam bertali dari Alex Pre-Walkers seharga 24.99 poundsterling atau sekitar Rp 500 ribuan.

Menemani anaknya bermain, Kate Middleton memilih tampil kasual dengan T-shirt dan jeans. Ia mengenakan atasan garis hitam putih dari Me + Em, jeans biru dan juga loafers yang nyaman untuk aktivitas luar ruangan.

George effect bukan kali pertama terjadi dengan dungaree motif garisnya itu. Saat tur kerajaan ke New Zealand beberapa waktu lalu, George mengenakan dungaree dari label Inggris, Rachel Riley yang juga laris manis di pasaran.

Masih dari tur kerajaannya, tas milik George yang dibawa Pangeran William dengan boneka kangguru dari brand Save the Kangaroos tersebut begitu mencuri perhatian sehingga larus terjual habis di berbagai toko di Australia.

Terakhir adalah kardigan dengan bahan kasmir dari brand asal Inggris Sue Hill, yang dijual sekitar Rp 1,1 jutaan. Kardigan handmade tersebut juga cukup laris di situs online shop ternama The Nursery Window.

(asf/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads