Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips dari Farah Angsana Untuk Desainer yang Ingin Go International

Alissa Safiera - wolipop
Kamis, 05 Jun 2014 15:24 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta - Sebagai desainer berbakat, nama Farah Angsana tidak hanya dikenal di dalam negeri namun juga di beberapa kota mode dunia, seperti New York dan Paris. Jatuh bangun di dunia mode sudah pernah dirasakannya selama 18 tahun berkarier dalam industri ini. Iapun berbagi pengalamannya saat bincang santai dengan media di Indonesia Creative Week 2014, yang berlangsung di Skeeno Hall, Gandaria City, Rabu (04/06/2014). Bagi Anda yang ingin mengikuti jejak Farah yang eksis di dunia internasional, berikut ada beberapa tips dari desainer bergaya glamour itu.

1. Branding
Sebagai seorang desainer, tantangannya adalah membuat karya yang berbeda dan unik namun tetap harus memiliki pasar. Seperti yang diungkapkan oleh Farah, seorang desainer harus bisa menggambarkan dan menjadi simbol koleksinya sendiri. Setelah memiliki ciri khas dan dikenal publik, langkah untuk ekspansi lebih luas lagi tentunya akan makin tercapai.

"Apa yang kamu lihat dari penampilanku? Glamour, elegan, dan seduktif. Ya, itulah diriku dan juga rancanganku. Tiap desainer harus bisa mempresentasikan koleksinya," ujar wanita yang saat itu tampil dengan kemeja animal printed dan celana hitam itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Kumpulkan Uang Lebih Dulu
Tiap desainer tentunya memiliki idealisme masing-masing. Namun tak bisa dipungkiri, target pasar juga jadi hal utama jika ingin bisnis Anda makin maju. Untuk itu, Farah menyarankan sebelum melakukan ekspansi bisnis, Anda perlu mengumpulkan banyak uang lebih dulu untuk membantu promosi dan lainnya.

"Selama 1 atau 2 tahun aku tidak menjual apapun, aku hanya mengeluarkan banyak uang. Bisnis fashion adalah bisnis yang brutal, namun terlihat glamour dari luar," tambahnya lagi.

3. Fokus di Pasar Lokal
Jadikan pasar lokal sebagai pembelajaran bisnis Anda untuk siap melangkah ke pasar dunia. Ketika Anda sudah siap dan memiliki alur yang terarah serta konsisten di industri fashion lokal, tentunya saat ekspansi ke dunia internasional hanya tinggal memerlukan sedikit penyesuaian lagi. Anda perlu total mengembangkan bisnis, mulai dari proses produksi sampai penjualannya. Menurut Farah, tak ada salahnya banyak bekerjasama dengan sumber luar untuk membantu Anda selama menjalani proses produksi.

4. Kembangkan Keahlian
Lulus dari sekolah mode, bukan berarti Anda sudah menguasai segala teknik dalam mendesain. Oleh karenanya, terus gali potensi diri dengan banyak melakukan riset dari brand atau desainer lainnya yang sudah eksis terlebih dulu.

"Harus banyak belajar dan mengembangkan keahlian. Aku belajar banyak dari pengalamanku di negara-negara lain. Aku belajar desain di London, belajar tentang kualitas di Paris dan belajar mengenai marketing di New York," ujar Farah.

5. Jadi Diri Sendiri
Sangat penting untuk jadi diri sendiri ketika Anda memulai bisnis dan membangun koneksi. Namun tetap perlu diingat untuk pandai-pandai menempatkan diri di berbagai kesempatan.

"Dan ketika kamu membicarakan bisnis, kamu harus jadi dirimu sendiri, tidak perlu berlaku pura-pura baik. Aku bukanlah desainer yang melangkah ke dunia internasional, aku lah definisi internasional," tuturnya.

(asf/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads