Larisnya Busana Plus Size
Cerita Yuky Stephanie, Merilis Busana untuk Wanita Bertubuh Plus Size
wolipop
Senin, 02 Jun 2014 16:36 WIB
Jakarta
-
X to X Plus Size merupakan sebuah brand yang mengkhususkan diri pada busana wanita berukuran ekstra. Sejak pertama kali dibuka, gerainya seperti tak pernah sepi dari pelanggannya yang haus mencari pakaian modis untuk ukuran tubuh mereka. Tak heran, jika X to X telah menjadi sebuah brand ternama dan kerap dipakai oleh artis-artis dari Pretty Asmara sampai kontestan pencarian bakat seperti Regina Idol atau Shena X Factor.
Awalnya Yuky Stephanie, sang desainer, terinspirasi dari kawan sekelas ketika kuliah di Singapura yang bertubuh gemuk namun selalu tampil modis. Ia berpikiran bahwa tak banyak wanita berukuran ekstra yang fashionable di Indonesia karena kurangnya toko yang menyediakan pakaian dengan ukuran mereka. Ketika pulang ke Indonesia, desainer asal Surabaya ini langsung tertarik membuat lini yang sekarang dikenal dengan nama X to X. Wanita lulusan Raffles Design Institute itu awalnya harus mengerjakan proyek X to X ini pada sore hari selepas bekerja sebagai asisten desainer dari perancang Musa Widyatmodjo.
"Soalnya selama ini mereka gigit jari doang, pengin baju yang fashionable tapi nggak tau harus cari dimana. Dari situ, aku berpikiran kenapa aku nggak buat?" jelas Yuky ketika ditemui selepas fashion shownya di Jakarta Food and Fashion Festival, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, akhir pekan lalu.
Ingin menghadirkan busana modis untuk para wanita bertubuh ekstra, Yuky mengedepan sisi fun dan playful di setiap koleksinya. Warna serta motif yang dianggap tabu bagi orang gemuk pun dia kedepankan namun dibuat agar tidak berkesan menggemukkan. X to X juga berusaha selalu mengikuti perkembangan tren, misalnya dengan menampilkan potongan asimetris, warna pastel, atau neon pada sejumlah koleksinya. Varian yang disediakan terbilang cukup lengkap, dari busana, sepatu, hingga lingerie. Tujuannya adalah membuat wanita plus size bisa tampil trendy dan percaya diri meski tak bertubuh ramping.
Menyediakan busana plus size memang merupakan tantangan tersediri bagi Yuky. Ia bercerita pemilihan bahan dan teknik jahitan adalah beberapa hal yang sangat perhatikannya. Dalam menentukan material, wanita bertubuh mungil itu menghindari bahan yang terlalu tipis yang akan membuat pakaian mudah robek digunakan wanita bertubuh besar. Namun bahan yang terlalu tebal juga dihindari karena akan membuat mereka gerah. Selain itu, busana juga harus menggunakan teknik double stitching. Hal ini dimaksudkan agar jahitannya tidak mudah lepas.
Dalam membangun usahanya ini, Yuky mengaku tak ada kendala berarti yang ditemui. Kesulitan kecil biasanya didapati ketika memilih material yang pas untuk pelanggannya. Karena pemilihan bahan sangat penting bagi wanita bertubuh ekstra, dia tidak bisa sembarangan dalam menentukan. "Misalnya, aku lagi ingin yang polkadot tapi bahannya nggak stretch, ingin motif apa tapi bahannya tipis. Membangun kepercayaan diri mereka juga awalnya cukup sulit," tambah wanita lulusan sekolah desain Singapura itu.
Selain busana kasual, X to X juga kerap menghadirkan busana muslim seperti kaftan atau gamis ketika menjelang Lebaran. Mengenai pakaian yang paling dicari para wanita plus size, Yuky mengaku dress adalah salah satu yang paling laris. Yang menarik, item best sellernya adalah terusan-terusan dengan warna-warna yang cerah. Desainer berusia 25 tahun itu berpendapat bahwa mereka yang bertubuh besar telah bosan dengan warna hitam yang dikenal melangsingkan.
Membuka toko pertama di Mal Artha Gading, sekarang X to X telah tersedia di dua mal besar lainnya, yakni Mal Taman Anggrek dan Pondok Indah Mall. Pelanggannya memiliki pasar yang cukup beragam yakni dengan rentang usia dari 17 sampai 45 tahun. X to X menyediakan ukuran XL sampai L8 dengan harga dimulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 450 ribu.
(ami/eny)
Awalnya Yuky Stephanie, sang desainer, terinspirasi dari kawan sekelas ketika kuliah di Singapura yang bertubuh gemuk namun selalu tampil modis. Ia berpikiran bahwa tak banyak wanita berukuran ekstra yang fashionable di Indonesia karena kurangnya toko yang menyediakan pakaian dengan ukuran mereka. Ketika pulang ke Indonesia, desainer asal Surabaya ini langsung tertarik membuat lini yang sekarang dikenal dengan nama X to X. Wanita lulusan Raffles Design Institute itu awalnya harus mengerjakan proyek X to X ini pada sore hari selepas bekerja sebagai asisten desainer dari perancang Musa Widyatmodjo.
"Soalnya selama ini mereka gigit jari doang, pengin baju yang fashionable tapi nggak tau harus cari dimana. Dari situ, aku berpikiran kenapa aku nggak buat?" jelas Yuky ketika ditemui selepas fashion shownya di Jakarta Food and Fashion Festival, Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, akhir pekan lalu.
Ingin menghadirkan busana modis untuk para wanita bertubuh ekstra, Yuky mengedepan sisi fun dan playful di setiap koleksinya. Warna serta motif yang dianggap tabu bagi orang gemuk pun dia kedepankan namun dibuat agar tidak berkesan menggemukkan. X to X juga berusaha selalu mengikuti perkembangan tren, misalnya dengan menampilkan potongan asimetris, warna pastel, atau neon pada sejumlah koleksinya. Varian yang disediakan terbilang cukup lengkap, dari busana, sepatu, hingga lingerie. Tujuannya adalah membuat wanita plus size bisa tampil trendy dan percaya diri meski tak bertubuh ramping.
Menyediakan busana plus size memang merupakan tantangan tersediri bagi Yuky. Ia bercerita pemilihan bahan dan teknik jahitan adalah beberapa hal yang sangat perhatikannya. Dalam menentukan material, wanita bertubuh mungil itu menghindari bahan yang terlalu tipis yang akan membuat pakaian mudah robek digunakan wanita bertubuh besar. Namun bahan yang terlalu tebal juga dihindari karena akan membuat mereka gerah. Selain itu, busana juga harus menggunakan teknik double stitching. Hal ini dimaksudkan agar jahitannya tidak mudah lepas.
Dalam membangun usahanya ini, Yuky mengaku tak ada kendala berarti yang ditemui. Kesulitan kecil biasanya didapati ketika memilih material yang pas untuk pelanggannya. Karena pemilihan bahan sangat penting bagi wanita bertubuh ekstra, dia tidak bisa sembarangan dalam menentukan. "Misalnya, aku lagi ingin yang polkadot tapi bahannya nggak stretch, ingin motif apa tapi bahannya tipis. Membangun kepercayaan diri mereka juga awalnya cukup sulit," tambah wanita lulusan sekolah desain Singapura itu.
Selain busana kasual, X to X juga kerap menghadirkan busana muslim seperti kaftan atau gamis ketika menjelang Lebaran. Mengenai pakaian yang paling dicari para wanita plus size, Yuky mengaku dress adalah salah satu yang paling laris. Yang menarik, item best sellernya adalah terusan-terusan dengan warna-warna yang cerah. Desainer berusia 25 tahun itu berpendapat bahwa mereka yang bertubuh besar telah bosan dengan warna hitam yang dikenal melangsingkan.
Membuka toko pertama di Mal Artha Gading, sekarang X to X telah tersedia di dua mal besar lainnya, yakni Mal Taman Anggrek dan Pondok Indah Mall. Pelanggannya memiliki pasar yang cukup beragam yakni dengan rentang usia dari 17 sampai 45 tahun. X to X menyediakan ukuran XL sampai L8 dengan harga dimulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 450 ribu.
(ami/eny)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
TikTok Viral Verificator
Viral! Pengantin Bagikan Souvenir 100 Anak Ayam Warna-warni, Tuai Kritik
2
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
3
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
4
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
5
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
MOST COMMENTED











































