Larisnya Busana <i>Plus Size</i>
Ketika Wanita Bertubuh Gemuk Sulit Mencari Baju
wolipop
Senin, 02 Jun 2014 11:55 WIB
Jakarta
-
Studi terbaru mengungkapkan orang obesitas semakin bertambah jumlahnya setiap tahun. Pada 2013, jumlah orang gemuk atau obesitas di seluruh dunia mencapai 2,1 miliar. Dan Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan orang gemuk terbanyak.
Seperti dikutip dari detikHealth, studi tersebut dilakukan oleh tim peneliti dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Washington. Riset mengungkapkan lebih dari separuh populasi orang gemuk atau 671 juta penyandang obesitas tinggal di 10 negara, antara lain AS, China, India, Rusia, Brazil, Meksiko, Mesir, Jerman, Pakistan dan Indonesia.
Sebenarnya orang seperti apa yang disebut gemuk? Ukuran gemuk tidaknya seseorang selama ini dihitung dengan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT). Untuk menghitung IMT ini rumusnya adalah BB (berat badan)/TB x TB (tinggi badan). Orang dapat masuk kategori gemuk jika IMT sama dengan atau lebih dari 30.
Kegemukan atau obesitas ini jika sudah terjadi bisa membawa masalah tersendiri. Wanita dengan tubuh gemuk, selain terancam masalah kesehatan, juga merasa kesulitan untuk mencari baju.
"Dalam berpakaian sehari-hari kesulitan kita yang bertubuh ekstra kalau pakai baju terlalu ketat atau besar, nggak enak dilihat sama orang," ujar Martha Sella, wanita dengan tubuh ekstra yang diwawancara Wolipop di sela-sela fashion show koleksi busana X to X di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara,
Martha mengaku dulu sebelum tahu cara berbusana yang membuatnya terlihat stylish, dia lebih sering mengenakan celana panjang dan kaus. Gaya busana itu pun membuatnya jadi lebih terlihat seperti pria.
"Karena kan kita ambilnya size cowok, yang besar-besar, karena susah di Indonesia," ujar wanita yang bekerja sebagai di sebuah maskapai penerbangan internasional itu.
Kesulitan mencari baju berukuran besar juga menjadi hal yang diungkapkan wanita bertubuh ekstra bernama Kiki Wijaya. Menurut wanita 30 tahun itu, masih jarang brand atau toko di Indonesia yang menjual baju besar untuk wanita. Kiki pun curhat dia jadi sulit untuk tampil fashionable karena sulitnya mencari busana wanita dengan ukuran besar.
Agar bisa tetap tampil stylish, Kiki pada akhirnya akan menjahit baju di penjahit langanannya. "Dulu jahit sendiri untuk acara sehari-hari sampai acara khusus. Kalau mau bikin sendiri kan modelnya bisa sesuai dengan bentuk badan," ucap wanita yang bekerja sebagai make-up artist itu.
(eny/eny)
Seperti dikutip dari detikHealth, studi tersebut dilakukan oleh tim peneliti dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Washington. Riset mengungkapkan lebih dari separuh populasi orang gemuk atau 671 juta penyandang obesitas tinggal di 10 negara, antara lain AS, China, India, Rusia, Brazil, Meksiko, Mesir, Jerman, Pakistan dan Indonesia.
Sebenarnya orang seperti apa yang disebut gemuk? Ukuran gemuk tidaknya seseorang selama ini dihitung dengan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT). Untuk menghitung IMT ini rumusnya adalah BB (berat badan)/TB x TB (tinggi badan). Orang dapat masuk kategori gemuk jika IMT sama dengan atau lebih dari 30.
Kegemukan atau obesitas ini jika sudah terjadi bisa membawa masalah tersendiri. Wanita dengan tubuh gemuk, selain terancam masalah kesehatan, juga merasa kesulitan untuk mencari baju.
"Dalam berpakaian sehari-hari kesulitan kita yang bertubuh ekstra kalau pakai baju terlalu ketat atau besar, nggak enak dilihat sama orang," ujar Martha Sella, wanita dengan tubuh ekstra yang diwawancara Wolipop di sela-sela fashion show koleksi busana X to X di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara,
Martha mengaku dulu sebelum tahu cara berbusana yang membuatnya terlihat stylish, dia lebih sering mengenakan celana panjang dan kaus. Gaya busana itu pun membuatnya jadi lebih terlihat seperti pria.
"Karena kan kita ambilnya size cowok, yang besar-besar, karena susah di Indonesia," ujar wanita yang bekerja sebagai di sebuah maskapai penerbangan internasional itu.
Kesulitan mencari baju berukuran besar juga menjadi hal yang diungkapkan wanita bertubuh ekstra bernama Kiki Wijaya. Menurut wanita 30 tahun itu, masih jarang brand atau toko di Indonesia yang menjual baju besar untuk wanita. Kiki pun curhat dia jadi sulit untuk tampil fashionable karena sulitnya mencari busana wanita dengan ukuran besar.
Agar bisa tetap tampil stylish, Kiki pada akhirnya akan menjahit baju di penjahit langanannya. "Dulu jahit sendiri untuk acara sehari-hari sampai acara khusus. Kalau mau bikin sendiri kan modelnya bisa sesuai dengan bentuk badan," ucap wanita yang bekerja sebagai make-up artist itu.
(eny/eny)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Brand Fashion Favorit Kate Middleton Terancam Bangkrut
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
4
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
5
Mengenal Resting Rich Face, Tren Makeup Natural yang Lagi Viral
MOST COMMENTED











































