Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tidak Profesional, Lindsay Lohan Dikecam Oleh Editor Majalah Indonesia

wolipop
Selasa, 15 Apr 2014 11:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Elle Indonesia
Jakarta - Lindsay Lohan kembali berulah. Kali ini dia bersikap tidak profesional saat menjalani pemotretan untuk majalah Elle Indonesia. Sikap tidak profesionalnya itu membuat fashion director majalah tersebut emosi dan mengecam sikap Lindsay.

Lindsay memang dipilih majalah Elle Indonesia untuk menjadi sampul edisi Maret 2014. Tim majalah fashion tersebut terbang ke New York untuk memotret bintang film 'Freaky Friday' itu secara khusus.

Pemotretan yang dijalani Lindsay untuk majalah Elle Indonesia itu terekam dalam seri dokumenter sang aktris yang tayang di jaringan televisi milik Oprah Winfrey, Own pada Minggu (13/4/2014) malam. Dalam seri dokumenter itu terlihat bagaimana aktris 27 tahun itu melakukan berbagai sikap tidak profesional selama pemotretan berlangsung.

Ketidakprofesionalan tersebut sudah diperlihatkan Lindsay di hari pertama pemotretan. Bintang film yang pernah dipenjara karena kasus mengemudi dalam pengaruh alkohol itu tidak datang di waktu dan lokasi yang sudah dijadwalkan. Seharusnya pemotretan berlangsung pada pukul 12.30 di sebuah tempat di dekat apartemennya.

Hingga pukul 14.30, Lindsay tidak menunjukkan batang hidungnya. Tim dari majalah Elle Indonesia mendapat informasi bahwa sang aktris mungkin akan datang pukul 15.00. Fotografer Eric Silverberg yang bertanggungjawab atas pemotretan tersebut mulai khawatir karena dia sebenarnya ingin memanfaatkan sinar alami dari matahari. Jika hari sudah terlalu sore, bisa jadi dia dan tim majalah Elle harus bekerja lebih lama.

Pada pukul 15.00, juru bicara Lindsay datang, namun tidak dengan sang aktris. "Dia butuh tidur," begitu kata sang jubir seraya menambahkan kalau Lindsay bekerja hingga dini hari malam sebelumnya.

Juru bicara bintang film yang mulai berkarir sejak usia anak-anak itu mengatakan artisnya pasti akan datang besok untuk pemotretan. Saat ditanya apa yang saat ini sedang dikerjakan Lindsay sehingga dia harus terjaga sampai dini hari, asisten pribadinya, Matt Harrell, hanya mengatakan itu rahasia dan tidak bisa mengungkapkannya.

Penjelasan dari juru bicara Lindsay tersebut membuat fashion director majalah Elle Indonesia, Anindita Saryuf emosi. Dalam tayangan seri dokumenter itu terlihat Anindita mengecam sikap sang aktris, namun kemudian memutuskan memberikannya kesempatan.

"Aku tidak mau merusak jadwalku untuknya," kata Anindita. "Kami butuh dua hari perjalanan dengan pesawat untuk sampai di sini. Aku tidak akan pulang dengan tangan hampa," tambahnya kemudian.

Tim dari majalah Elle Indonesia akhirnya setuju untuk menjadwalkan ulang pemotretan menjadi keesokan harinya. Lindsay pun berjanji akan hadir dan melakukan apapun yang diinginkan oleh tim tersebut.

Keesokan harinya, Lindsay memang hadir tepat waktu untuk pemotretan. Dalam tayangan seri dokumenternya, aktris berambut panjang itu terlihat hanya mengenakan underwear dan mencoba beberapa busana yang sudah disiapkan untuk pemotretan. Salah satu busana yang terlihat dipakainya adalah karya desainer Indonesia, Peggy Hartanto.

Saat diwawancara untuk seri dokumenternya itu, Lindsay mengatakan pemotretannya ini dilakukan eksistensinya. Dia pun mengaku tidak dibayar. "Ini adalah pekerjaan yang mudah. Aku tidak menganggap ini sebagai sebuah pekerjaan," katanya.

Merasa tidak seperti sedang bekerja, Lindsay pun kembali berulah. Dia mengeluh pemotretan dilakukan terlalu terburu-buru. Dia juga mempertanyakan pilihan sang fotografer yang mengandalkan pencahayaan alami saat hari hujan. Dia juga merasa tidak nyaman dengan adanya orang-orang yang mengambil fotonya dari luar area pemotretan.

Setelah pemotretan dengan lima busana, Lindsay kembali menyatakan ketidaknyamanannya karena keberadaan paparazzi di luar area pemotretan. Dia pun meminta sang fotografer memotretnya sambil dia berjalan pulang ke rumahnya. Dan sang fotografer setuju.

"Tapi ada seorang pria yang tiba-tiba muncul sangat agresif dan membuatku tidak nyaman," ujar Lindsay. Dia pun menyuruh asisten pribadinya menghentikan pria yang mengambil video dirinya menggunakan kamera ponsel.

Dengan segala sesuatu yang tidak berjalan lancar dan dikeluhkan Lindsay tersebut, pemotretan dengan majalah Elle Indonesia pada akhirnya belum bisa selesai hari itu. Tim majalah tersebut harus kembali menjadwalkan tambahan satu hari untuk memotret. Dan kali ini lokasi foto berubah menjadi di apartemen sang aktris.

Keesokan harinya, pada pukul 15.45, Lindsay ternyata masih belum siap untuk menjalani pemotretan. Berhubung hari sudah terlalu sore dan pencahayaan tidak cukup, tim reality show dari Own harus menyiapkan lighting untuk pemotretan.

"Dia mulai terlambat dan semuanya harus berubah. Segala sesuatunya tidak berjalan sebagaima mestinya," ucap Anindita menyatakan kekecewaannya. Dia juga menambahkan timnya terpaksa mengembalikan banyak baju yang sebenarnya sudah mereka siapkan. Lindsay pun menyediakan bajunya sendiri untuk pemotretan tersebut.




(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads