Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sneakers Jadi Tren, Anehkah Dipakai Untuk Segala Kesempatan?

wolipop
Rabu, 02 Apr 2014 13:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. ist
Jakarta - Roda industri fashion terus berputar dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Ia kadang melaju cepat kadang lambat. Ketika seorang fashionista mulai bosan bergaya, selalu ada tren terbaru yang membuatnya rela merogoh kocek ekstra untuk tampil up-to-date.

Jika Anda seorang penyuka fashion, seberapa besar keberanian diri untuk menerapkan tren yang berlaku dan dikumandangkan oleh majalah hingga situs fashion ternama? Hanya mereka yang berani mati tampil gaya akan mendapat kepuasan menjadi pusat perhatian dan dihujani pujian saat berhasil menerjemahkan tren ke dalam realita.

Bagi mereka yang mengikuti fashion, sudah pasti sadar akan eksistensi tren sepatu olahraga yang kini menggeser ketenaran sepatu high heels. Seakan memiliki pesan agar para wanita kaya yang hobi botoks dan sedot lemak untuk beralih ke gym untuk membentuk tubuh menjadi lebih seksi dan lebih kuat secara alami.

Bukan omong kosong, di Amerika saat ini sedang terjadi perubahan selera dalam hal alas kaki. Sejak Chanel dan Dior Couture mendandani para model dengan sneakers hingga Givenchy berkolaborasi dengan Nike, seketika brand-brand lain berbondong-bondong mengeluarkan desain sneakers dengan harga selangit yang lebih cocok dibanderol untuk model high heels.

Pergilah ke pusat perbelanjaan Neiman Marcus, Saks Fifth Avenue, Berdorf Goodman atau online shop Net-A-Porter, maka musim semi tahun ini koleksi alas kaki terlihat didominasi oleh sepatu olahraga. Bukan sneakers kasual yang biasa dikenakan saat jalan-jalan, melainkan sepatu olahraga yang digunakan di gym atau sepatu jogging.

Dunia barat perlahan memperkenalkan sepatu ini untuk kalangan atas yang masih terbiasa dengan sepatu high heels yang klasik. Secara logika, rasanya konyol sekali memakai gaun pesta mewah seharga puluhan juta rupiah dengan sepatu sneakers. Terkecuali Anda sangat terkenal seperti Kristen Stewart yang memadukan gaun Marchesa-nya dengan sneakers Nike saat karpet merah premier film Snow White & The Huntsmen tahun lalu.

Bertabrakan dengan etiket atau norma kesopanan, sepatu sport hanya boleh digunakan untuk lapangan olahraga. Namun jika maestro fashion seperti Karl Lagerfeld, Raf Simons hingga Riccardo Tisci yang bicara lewat karyanya, tren pun tercipta dan penikmat mode pun mengikuti tanpa pamrih.

Orang awam boleh menertawakan atau mempertanyakan fenomena ini, dimana gaun cocktail disandingkan dengan sepatu olahraga dengan harga selangit, namun efeknya pun akan terasa perlahan. Dari panggung runway, akan banyak peniru dan penjiplak yang akan memasarkannya dengan harga yang lebih murah.

Dengan harga yang lebih terjangkau, maka tren pun bisa meledak. Saat ini tren sepatu sneakers sudah mulai terasa, salah satunya dengan inovasi sepatu New Balance model klasik yang dilansir dengan warna-warna yang atraktif. Tak terelakkan, sepatu model ini juga sudah banyak ditemui versi palsunya, dari ITC hingga kaki lima.

Jika dulu menghadiri acara fashion dengan sepatu olahraga yang habis dipakai dari gym, saya pasti akan ditertawakan hingga dicibir. Kalau sekarang, malah dapat pujian, "You look So Chanel Couture!"

Banyak wanita yang lebih memilih kenyamanan namun mempertahankan elegansi dengan model sepatu flats atau kitten heels. Namun kini seakan mendapat lampu hijau dari para rumah mode dunia, sepatu sneakers jadi pilihan stylish, tak peduli apa baju yang dikenakan.

Opsi gaya dari berbagai brand pun beragam, mulai dari sneakers Valentino bermotif camo seharga $795, Chanel $700, Givenchy $570, Miu Miu $650 atau yang paling murah dari Vans $45. So ladies, jika selama ini Anda selalu mengeluh sepatu high heels bikin kaki pegal dan sakit, kini sneakers jadi opsi utama gaya.

Namun perlu diingat, fashion adalah ekspresi diri. Tidak ada salah dan benar selama susunannya enak dipandang. Masih banyak orang mapan yang memakai barang bermerek namun terlihat norak dan kampungan, adapula yang memakai merek biasa saja tapi tahu memadupadankannya sehingga terlihat mahal dan trendy.


(fer/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads