Pergi ke London, Dian Pelangi Jadi Pembicara Tentang Fashion Hijab Indonesia
wolipop
Kamis, 06 Mar 2014 16:16 WIB
Jakarta
-
Dian Pelangi merupakan salah satu desainer muda yang karyanya sudah sering dipamerkan di Eropa. Perancang busana muslim sekaligus fashion blogger itu juga sering diundang untuk acara fashion dan hijab di berbagai negara. Kali ini Dian diundang khusus ke London untuk berbicara mengenai perkembangan hijab di Indonesia.
Sebagai bagian dari acara London College of Fashion dengan tema 'Iman dan Fashion', Dian ditunjuk sebagai pembicara dari Indonesia yang diselenggarakan di University of the Arts London. Wanita 23 tahun itu mengaku merasa tersanjung bisa diundang secara khusus untuk menghadiri diskusi panel di ajang tersebut.
"I'm honored to be invited as a speaker in University of the Arts London, for open discussion titled 'FAITH AND FASHION, Branding Modesty for Nation: Indonesian Muslim fashion as National Asset," tulis Dian melalui akun Instagram pribadinya.
Dian dikenal sebagai desainer yang menjalankan bisnis keluarga terkait tekstil dan fashion. Wanita kelahiran 14 Januari 1991 itu juga populer di media sosial baik blog maupun Instagram. Tidak hanya aktif di dunia maya, Dian juga merilis buku perdananya di 2012 dengan judul 'Hijab Street Style' yang menggambarkan hubungan fashion dan iman di Indonesia.
Selain Dian, diskusi dihadiri oleh Profesor Reina Lewis yang berbagi cara untuk mengeksplorasi peluang serta tantangan dalam fashion menjadi merek national dan bagaimana stretegi mendirikannya. Hadir pula seorang antropolog budaya, Profesor Carla Jones, dari University of Colorado yang merupakan penulis serta editor.
Diskusi diselenggarakan di University of the Arts London, Kamis (6/3/2014), pukul 18.00 hingga 19.00 waktu London, Inggris. Ternyata selain datang sebagai pembicara di London College of Fashion, University of the Arts London, Dian juga mengadakan pertemuan dengan para hijabers Inggris.
Acara tersebut diadakan untuk bersilaturahmi dengan banyak wanita muslim di Inggris. Ia juga mengadakan hijab tutorial serta berbagi tips kecantikan ketika menggunakan hijab seperti yang diumumkannya melalui Instagram. Acara pertemuan itu diadakan Selasa sore kemarin, (4/3/2014) di Guanabana Restaurant, London, Inggris.
(aln/fer)
Sebagai bagian dari acara London College of Fashion dengan tema 'Iman dan Fashion', Dian ditunjuk sebagai pembicara dari Indonesia yang diselenggarakan di University of the Arts London. Wanita 23 tahun itu mengaku merasa tersanjung bisa diundang secara khusus untuk menghadiri diskusi panel di ajang tersebut.
"I'm honored to be invited as a speaker in University of the Arts London, for open discussion titled 'FAITH AND FASHION, Branding Modesty for Nation: Indonesian Muslim fashion as National Asset," tulis Dian melalui akun Instagram pribadinya.
Dian dikenal sebagai desainer yang menjalankan bisnis keluarga terkait tekstil dan fashion. Wanita kelahiran 14 Januari 1991 itu juga populer di media sosial baik blog maupun Instagram. Tidak hanya aktif di dunia maya, Dian juga merilis buku perdananya di 2012 dengan judul 'Hijab Street Style' yang menggambarkan hubungan fashion dan iman di Indonesia.
Selain Dian, diskusi dihadiri oleh Profesor Reina Lewis yang berbagi cara untuk mengeksplorasi peluang serta tantangan dalam fashion menjadi merek national dan bagaimana stretegi mendirikannya. Hadir pula seorang antropolog budaya, Profesor Carla Jones, dari University of Colorado yang merupakan penulis serta editor.
Diskusi diselenggarakan di University of the Arts London, Kamis (6/3/2014), pukul 18.00 hingga 19.00 waktu London, Inggris. Ternyata selain datang sebagai pembicara di London College of Fashion, University of the Arts London, Dian juga mengadakan pertemuan dengan para hijabers Inggris.
Acara tersebut diadakan untuk bersilaturahmi dengan banyak wanita muslim di Inggris. Ia juga mengadakan hijab tutorial serta berbagi tips kecantikan ketika menggunakan hijab seperti yang diumumkannya melalui Instagram. Acara pertemuan itu diadakan Selasa sore kemarin, (4/3/2014) di Guanabana Restaurant, London, Inggris.
(aln/fer)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Most Popular
1
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
2
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
3
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
4
Ramalan Shio 2026
Pakar Feng Shui Bongkar Kunci Cuan 2026 Satu Hal Ini Agar Emosi Tetap Stabil
5
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
MOST COMMENTED











































