Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Paris Fashion Week: 'Supermarket' dari Chanel dan Gaun Kupu-kupu Valentino

Alissa Safiera - wolipop
Rabu, 05 Mar 2014 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Vogue
Jakarta - Banyak kejutan menarik yang ditampilkan panggung mode Paris di tahun ini. Mulai dari set panggung yang dirombak total dengan konsep dramatis, hingga baju-baju yang membuat nafas berhenti seketika. Simak saja panggung Grand Palais yang 'disulap' jadi Chanel Shopping Centre, lengkap dengan kebutuhan sehari-hari seperti telur, botol soda, sampai buah-buahan. Atau indahnya suasana alam, dengan segala tanah dan rerumputan ketika menghadiri show Alexander McQueen.

1. Valentino

Nuansa mod ala tahun 1960-an ditampilkan lewat permainan motif dan warna yang cerah. Ornamen polkadot berwarna pink, merah, hitam dan putih dihadirkan dalam padu padan atasan, dress mini A-line, cape, rok, hingga coat. Selesai dengan warna yang mencuri atensi tadi, Valentino menghadirkan palet warna bumi yang lebih tenang dalam busana bermotif geometris. Salah satunya menampilkan padu pada sweatshirt, kemeja, celana bermuda dan coat yang kental nuansa retro. Beberapa motif bahkan hadir dengan opsi material kulit atau sheer yang dijadikan dress pendek dengan potongan yang sama.

2. Valentino

Duo desainer Valentino, Maria Grazia Chiuri dan Pier Paolo Piccioli dikenal sebagai perancang yang fokus akan detail. Selain menampilkan busana dengan inspirasi mod '60-an, gaun-gaun panjang dari paduan sheer menerawang ditampilkan secara apik dengan aplikasi bordiran bunga tempel nan feminin. Beberapa look ditampilkan dengan gaun panjang berpotongan A-line khas Valentino yang tertutup bordir bunga, kupu-kupu, hingga burung.

3. Chanel

Melihat dari set supermarket yang dibawa Karl Lagerfeld sang Creative Director, kita tahu bahwa tak ada tempat belanja yang lebih stylish dari ini. Lokasi pekan mode di Grand Palais berganti dengan Chanel Shopping Centre, yang berisi model papan atas, seleb, hingga sosialita. Menyesuaikan dengan konsep pertunjukan, Anda akan banyak melihat varian legging bergaya '80-an dari mulai dihiasi glitter, aksen berlubang, metalik, dan motif-motif lainnya. Jaket ataupun coat berbahan tweed dengan warna cerah menjadi aksesori pelengkap yang kental dengan gaya Chanel.

4. Chanel

Barang-barang keseharian pun jadi inspirasi Karl untuk menciptakan aksesori terbaru Chanel di musim ini. Setelah sebelumnya sukses membuat tas-tas unik tak terduga, yang justru jadi 'must-have' fashionista (sebut saja tas Hula hoop, clutch lego, dan backpack usang) prediksi tren Chanel selanjutnya adalah tas bentuk tempat telur dan clutch dari serat keset. Selain tas, rantai dengan gembok juga menjadi aksesori yang menghiasi leher hampir semua model. Tak jauh berbeda dengan musim Spring/Summer kemarin, Karl juga membuat sneakers sebagai sepatu pilihan. Hanya saja, sneakers di musim ini lebih berwarna-warni.

5. Alexander McQueen

Kembali baju-baju dramatis hadir di panggung Paris, kali ini dalam show McQueen. Sarah Burton sang Creative Director menghadirkan gaun-gaun bergaya abad pertengahan, seperti gaun putih dengan lengan bervolume yang dipercantik korset hitam berpita di pinggang. Dress berkerah dengan aplikasi bordir bunga dan dihiasi pita hitam di leher pun juga tak kalah menarik.

6. Alexander McQueen

Riasan pucat dan tubuh tertutup mantel bulu serba putih membuat model kali ini tampil bak wanita salju. Tak hanya bulu berpalet putih, adapun mantel dengan bulu hitam. Meskipun koleksi dibuat untuk Fall/Winter, namun sepertinya mantel satu ini terlalu dramatis untuk dikenakan di kehidupan nyata (kecuali Anda memiliki kepercayaan diri seperti Anna Dello Russo).
(asf/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads