Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Nuniek Mawardi Kreasikan Busana Muslim dari Tenun Troso

Alissa Safiera - wolipop
Sabtu, 28 Sep 2013 11:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Alissa/Wolipop
Jakarta - Desainer Nuniek Mawardi, Herman Nuary, Hennie Noer dan Toera Imara memeriahkan hari pertama perhelatan mode yang diadakan APPMI Jawa Barat, Jumat malam (27/09/2013). Keempat desainer menampilkan koleksi bertema 'Touch of Nature' dalam perhelatan Fashionality 2013 kali ini.

Pertunjukan dibuka oleh Nuniek Mawardi. Desainer kelahiran 1961 itu menampilkan koleksi baru bertema 'Tha Arc'. Dalam koleksi busana muslimnya ini, ia berkreasi dengan tenun dari daerah Troso. Menurutnya, tenun Troso ini belum banyak yang mengolah, sehingga belum banyak yang tahu ciri khas dari tenun satu ini.

"Saya terinspiasi akan bangunan, konstruksi arsitektural yang begitu modern. Tapi sebenarnya ada unsur pembuatan tradisional didalamnya. Itulah bagaimana caranya memasukkan unsur tradisional ke dalam bentuk yang modern," cerita Nuniek tentang koleksinya sebelum show di Hotel Hilton, Bandung, Jumat (27/09/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nuniek banyak menyajikan teknik melipat dan membungkus, yang terinspirasi dari potongan kimono, sarung, dan kebaya. Atas tema koleksinya yang bertajuk 'The Arc', sang desainer menggambarkannya dalam bentuk pakaian muslim berpotongan tegas dan terstruktur. Ia juga memadukan kain tenun Troso yang cenderung berwarna gelap dengan kain silk, syifon, dan material sintetis berwarna cerah seperti kuning, hijau, dan indigo.

Padanan ini semakin disempurnakan dengan kombinasi tekstil tradisional. Misalnya saja tambahan aksesori topi anyaman, serta tas mendong. Bagi Nuniek, pembuatan tenun Troso yang rumit dan memakan waktu lama, itulah yang ingin ia tonjolkan keindahannya. Untuk itu, Nuniek tak menambahkan aksen payet atau batuan lagi dalam koleksi bergaya kasual ini.

Selain Nuniek, ada pula Herman Nuary dan Hennie Noer yang juga menampilkan koleksi baju muslim terbaru. Herman Nuary memamerkan koleksi bertajuk 'Magic Color' yang didasari dengan warna hitam. Koleksi Herman terlihat begitu glamour dengan material silk, syifon dan velvet, serta tambahan payet dan sulaman berbordir emas. Menghasilkan padanan outfit yang terdiri dari gaun panjang dan outer sebanyak 8 set. Sang desainer banyak memakai batuan swarovski di rancangan kali ini. Sedangkan proses sulaman yang menjadi detail baju, dikerjakannya selama 6 bulanan.

Koleksi bergaya glamour juga tampil dalam koleksi Toera Imara. Toera banyak terinspirasi dari siluet Negeri China. Sehingga tak heran karya yang ditampilkan terdiri atas warna merah dan gold. Menghadirkan busana dengan siluet melebar dan kerah cheongsam yang dibuat modern. Kesan glamour juga terlihat dari penggunaan material sequin yang mengkilap dan juga paduan bahan silk dan syifon.

(asf/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads