Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Toko Louis Vuitton Dirampok Gerombolan Bertopeng

wolipop
Rabu, 30 Nov 2011 14:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Kabar tak sedap datang dari rumah mode Louis Vuitton. Merek premium itu melaporkan telah kerampokan beberapa barang di tokonya senilai Rp 3,6 Miliar.

Jumat (25/11/11) lalu, beberapa barang Louis Vuitton dengan seharga US$ 400 ribu atau sekitar Rp 3,6 miliar telah hilang dari tokonya yang terletak di bandara Roissy-Charles de Gaulle, Paris. Belum diketahui siapa pelakunya, sampai saat ini kasus perampokan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Namun para polisi setempat meyakini bahwa pelakunya sekelompok pencuri yang mengenakan topeng. Aksi perampokan tersebut dilakukan dengan cara menyandera lima karyawan toko, sambil memasukan barang-barang mewah karya rumah mode asal Perancis tersebut ke dua mobil yang menunggu di luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum kasus pencurian ini terjadi, desainer Louis Vuitton juga sempat mengalami hal yang sama. Koleksi musim dingin 2012 yang terdiri dari 46 set pakaian miliknya telah dicuri saat dalam perjalanan menuju London. Atas kasus ini, pihak Marc Jacobs pun memberikan pernyataannya.

"Tim humas Marc Jacobs dengan menyesal menginformasikan pada Anda bahwa jumpa pers pada besok di butik Marc Jacobs dibatalkan, karena adanya masalah pencurian koleksi Spring/Summer 2012 ketika sedang dalam pengiriman di Paris menuju London," tulis rilis pers dari pihak Marc Jacobs.

(eya/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads