Baju Rancangan Terbaru Marc Jacobs Dicuri di Kereta
wolipop
Senin, 21 Nov 2011 15:26 WIB
Jakarta
-
Malang benar nasib Marc Jacobs. Desainer ternama tersebut dikabari telah kehilangan seluruh koleksi busana rancangan terbarunya karena dicuri saat sedang berada di dalam kereta.
Pihak dari Marc Jacobs telah mengeluarkan pernyataan perihal masalah ini. Mereka mengatakan bahwa sebanyak 46 set pakaian telah dicuri ketika berada di Paris. Rangkaian busana terbaru itu sedang dalam pengirimin melalui kereta menuju London, Inggris.
"Tim humas Marc Jacobs dengan menyesal menginformasikan pada Anda bahwa jumpa pers pada besok di butik Marc Jacobs dibatalkan, karena adanya masalah pencurian koleksi Spring/Summer 2012 ketika sedang dalam pengiriman di Paris," tulis rilis pers dari pihak Marc Jacobs.
Menurut Female First, pencurian busana milik desainer yang disebut-sebut akan menggantikan John Galliano sebagai direktur kreatif Dior itu, adalah salah satu upaya dalam pembuatan busana palsu. Nantinya, busana palsu tersebut akan dijual secara massal di pasar gelap.
Nasib buruk Marc Jacobs tak hanya berhenti sampai di situ saja. Iklan parfum terbaru pria kelahiran 1963 itu dilarang terbit di Inggri karena dianggap mengeksploitasi seksualitas anak di bawah umur. Advertising Standards Authority (ASA) merasa pose Dakota Fanning itu itu terlalu menunjukkan sisi seksualitasnya dalam iklan 'Oh Lala!'. Simak berita selengkapnya di sini.
(eya/eya)
Pihak dari Marc Jacobs telah mengeluarkan pernyataan perihal masalah ini. Mereka mengatakan bahwa sebanyak 46 set pakaian telah dicuri ketika berada di Paris. Rangkaian busana terbaru itu sedang dalam pengirimin melalui kereta menuju London, Inggris.
"Tim humas Marc Jacobs dengan menyesal menginformasikan pada Anda bahwa jumpa pers pada besok di butik Marc Jacobs dibatalkan, karena adanya masalah pencurian koleksi Spring/Summer 2012 ketika sedang dalam pengiriman di Paris," tulis rilis pers dari pihak Marc Jacobs.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasib buruk Marc Jacobs tak hanya berhenti sampai di situ saja. Iklan parfum terbaru pria kelahiran 1963 itu dilarang terbit di Inggri karena dianggap mengeksploitasi seksualitas anak di bawah umur. Advertising Standards Authority (ASA) merasa pose Dakota Fanning itu itu terlalu menunjukkan sisi seksualitasnya dalam iklan 'Oh Lala!'. Simak berita selengkapnya di sini.
(eya/eya)











































