Stephanus Hamy Rilis Buku Padu Padan Tapis Lampung
wolipop
Jumat, 17 Jun 2011 07:20 WIB
Jakarta
-
Biasanya kain tradisional selalu dipadankan dengan kebaya dan baju kurung untuk menghadiri acara khusus. Oleh karena itu, Stephanus Hamy mencoba untuk memberikan inspirasi cara mengolah kain-kain khas Indonesia dengan merilis buku 'Chic Mengolah Wastra Indonesia'.
Buku ini merupakan buku keempat dari kolaborasi desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia tersebut dengan fashion & beauty stylist Debbie S. Suryawan dalam seri 'Chic Mengolah Wastra Indonesia: Sulam Tapis Lampung'. Seri ini sengaja dibuat untuk memberikan ide bagaimana mengolah kain tradisional, salah satunya, kain Tapis Lampung menjadi busana yang modern dan istimewa.
Di dalam bukunya tersebut, Hamy mengajarkan cara memilih dan mengolah kain Tapis Lampung yang baik. Mulai dari pemilihan motif, hingga cara padu padan busana koktail untuk wanita berusia 20 hingga 40 tahun ke atas.
"Yang paling menarik dari sulam Tapis Lampung ini adalah desainnya yang sangat spesifik dan unik. Memakai kain tradisional tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya saja, tetapi juga memberikan apresiasi terhadap wanita karena umumnya yang membuat kain-kain ini adalah perempuan," ujar Linda Agum Gumelar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saat memberikan kata sambutan.
Acara peluncuran buku ini digelar bersamaan dengan pameran kain Adiwastra Nusantara 2011. Acara yang diadakan pada Kamis (16/6/2011) dan bertempat di hall B, Balai Sidang Jakarta ini juga dimeriahkan oleh peragaan busana dan fashion talkshow dari Stephanus Hamy.
(eya/hst)
Buku ini merupakan buku keempat dari kolaborasi desainer anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia tersebut dengan fashion & beauty stylist Debbie S. Suryawan dalam seri 'Chic Mengolah Wastra Indonesia: Sulam Tapis Lampung'. Seri ini sengaja dibuat untuk memberikan ide bagaimana mengolah kain tradisional, salah satunya, kain Tapis Lampung menjadi busana yang modern dan istimewa.
Di dalam bukunya tersebut, Hamy mengajarkan cara memilih dan mengolah kain Tapis Lampung yang baik. Mulai dari pemilihan motif, hingga cara padu padan busana koktail untuk wanita berusia 20 hingga 40 tahun ke atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara peluncuran buku ini digelar bersamaan dengan pameran kain Adiwastra Nusantara 2011. Acara yang diadakan pada Kamis (16/6/2011) dan bertempat di hall B, Balai Sidang Jakarta ini juga dimeriahkan oleh peragaan busana dan fashion talkshow dari Stephanus Hamy.
(eya/hst)











































