Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Diduga Mangkir Pajak, Pemilik Topshop Diprotes

wolipop
Kamis, 09 Des 2010 16:58 WIB
...
Jakarta - Baru saja meluncurkan koleksi terbarunya, label Topshop malah tertimpa masalah. Pemiliknya, Sir Phillip Green dianggap lalai pajak.

Sebuah organisasi di Inggris yang bernama Uncut menganggap Green sengaja menggelapkan pajaknya yang harusnya dibayakan pada pemerintah Inggris. Massa dari Uncut kemudian melakukan protes didepan butik Topshop di Oxford Inggris. Para pemrotes itu memaksa Green untuk menutup butiknya.

Dikutip dari BBC, Green dianggap sengaja menaruh perusahaannya di lautan Monako, negara asal Istrinya untuk menghindari pajak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pajak di Inggris 28 persen, sedangkan di Eropa hanya 23 persen. Karena perbedaan lima persen itulah, Green memutuskan untuk membuat perusahaannya di atas perairan MOnako," ujar salah satu pemrotes.

Kabarnya pajak yang dihemat Green karena keputusannya bisa menjapai 1,2 miliar Pounds. Para pemrotes menganggap hal itu merugikan Inggris, mengingat label Topshop yang sangat besar di sana.

Aksi protes itu yang dilakukan akhir minggu lalu sempat ricuh dan membuat aparat keamanan bertindak tegas. Berita terakhir, beberapa orang telah dianggap bersalah karena diduga sebagai provokator aksi protes tersebut.

(kee/kee)
...
Hide Ads