Pesta Batik Di Kelapa Gading
wolipop
Jumat, 21 Mei 2010 16:38 WIB
Jakarta
-
Sesuai dengan tema 'Heritagous' yang diusung Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) tahun ini, para desainer yang menampilkan koleksi runway memilih aneka kain khas indonesia untuk bahan baku koleksinya. Batik menjadi salah satunya.
Desainer-desainer yang tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), Tuty Cholid dan Stephanus Hamy adalah dua di antara banyak desainer yang menggunakan batik dalam koleksinya.
Lewat lini Etalase Romo (Etrom), Tuty Cholid menampilkan aneka busana bercitarasa etnik namun bernuansa modern. Batik warna-warni dari bahan kain tenun menjadi ciri koleksi Tuty tahun ini.
Citarasa modern terasa dari detil-detil yang tengah menjadi trend seperti draperi dan lipit, namun tetap dikemas dengan nuansa etnik khas indonesia.
Padanan drappery skirt, bolero dan kebaya bordir berwarna cerah memberikan keceriaan tersendiri dalaam rancangan Tuty.
Sedangkan koleksi Stephanus Hamy dalam lini 'Hamy Culture' menampilkan kesan busana yang lebih elegan. Hamy memilih padanan batik sutera dengan bahan sutra polos. Dalam 6 koleksinya, ia menampilkan blazer batik sutra yang dipadankan dengan berbagai busana.
Celana pipa, jumpsuit dan beberapa dress berpotongan elegan menjadi padanan blazer batik sutera rancangannya. Kesan modern didapat dari detail studded (paku hiasan) yang menghiasi rancangan Hamy. Paku-paku hiasan itu diletakkan di bagian pinggang leher juga dada. (kee/fer)
Desainer-desainer yang tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), Tuty Cholid dan Stephanus Hamy adalah dua di antara banyak desainer yang menggunakan batik dalam koleksinya.
Lewat lini Etalase Romo (Etrom), Tuty Cholid menampilkan aneka busana bercitarasa etnik namun bernuansa modern. Batik warna-warni dari bahan kain tenun menjadi ciri koleksi Tuty tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padanan drappery skirt, bolero dan kebaya bordir berwarna cerah memberikan keceriaan tersendiri dalaam rancangan Tuty.
Sedangkan koleksi Stephanus Hamy dalam lini 'Hamy Culture' menampilkan kesan busana yang lebih elegan. Hamy memilih padanan batik sutera dengan bahan sutra polos. Dalam 6 koleksinya, ia menampilkan blazer batik sutra yang dipadankan dengan berbagai busana.
Celana pipa, jumpsuit dan beberapa dress berpotongan elegan menjadi padanan blazer batik sutera rancangannya. Kesan modern didapat dari detail studded (paku hiasan) yang menghiasi rancangan Hamy. Paku-paku hiasan itu diletakkan di bagian pinggang leher juga dada. (kee/fer)











































