Perjuangan Gary Dakin Untuk Model Plus-Size
wolipop
Selasa, 11 Mei 2010 13:25 WIB
Jakarta
-
Banyaknya model yang berlomba-lomba menguruskan badan hingga jatuh sakit merupakan latar belakang terbentuknya tren model plus size. Gary Dakin adalah salah satu penggagasnya.
Gary Dakin adalah seorang eksekutif agensi model yang menjalankan divisi model plus size di Ford Models. Ford Models merupakan agen model ternama dan tertua dalam dunia modelling. Ia telah menelurkan banyak supermodel sebut saja, Chanel Iman, Elle McPherson dan Alek Wek.
Setelah bertahun-tahun berjuang untuk para model curvy, Gary Dakin berhasil membuat Crystal renn dan Tara Lynn sukses di pasaran. Dua perempuan tersebut merupakan model berukuran besar yang sedang naik daun. Renn tampil untuk majalah V sedangkan Lynn tampil sensual tanpa busana untuk majalah Elle Prancis.
"Banyak orang di industri ini yang tidak menyukai imej seperti itu," ujar Dakin saat berbicara tentang editorial fashion 'pluz size'. "Mereka bilang perempuan-perempuan ini gendut. Ini omong kosong, perempuan ini tampak luar biasa," tambahnya seperti yang dilansir dari Timesonline.
Gakin mengatakan "Kami tidak bilang bahwa ini adalah role model, ini hanya cara menjual pakaian. Jika Anda tidak ingin putri Anda terlihat seperti di foto ini, itu terserah saja, kurus atau besar sama saja asalkan sehat, bahagia dan menjadi bagian dalam hal tersebut. Jangan biarkan industri fashion melakukannya untuk Anda," pungkasnya lagi.
Perjuangan Dakin kini mulai menuai pujian. Telah banyak orang-orang yang bergerak di industri fashion melirik model dengan tubuh lebih sehat. Bahkan editor majalah Vogue US Anna Wintour serta beberapa desainer ternama mulai menolak memakai model yang terlalu kurus. Terbukti, industri fashion bukan hanya milik para wanita kurus.
(eya/fer)
Gary Dakin adalah seorang eksekutif agensi model yang menjalankan divisi model plus size di Ford Models. Ford Models merupakan agen model ternama dan tertua dalam dunia modelling. Ia telah menelurkan banyak supermodel sebut saja, Chanel Iman, Elle McPherson dan Alek Wek.
Setelah bertahun-tahun berjuang untuk para model curvy, Gary Dakin berhasil membuat Crystal renn dan Tara Lynn sukses di pasaran. Dua perempuan tersebut merupakan model berukuran besar yang sedang naik daun. Renn tampil untuk majalah V sedangkan Lynn tampil sensual tanpa busana untuk majalah Elle Prancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gakin mengatakan "Kami tidak bilang bahwa ini adalah role model, ini hanya cara menjual pakaian. Jika Anda tidak ingin putri Anda terlihat seperti di foto ini, itu terserah saja, kurus atau besar sama saja asalkan sehat, bahagia dan menjadi bagian dalam hal tersebut. Jangan biarkan industri fashion melakukannya untuk Anda," pungkasnya lagi.
Perjuangan Dakin kini mulai menuai pujian. Telah banyak orang-orang yang bergerak di industri fashion melirik model dengan tubuh lebih sehat. Bahkan editor majalah Vogue US Anna Wintour serta beberapa desainer ternama mulai menolak memakai model yang terlalu kurus. Terbukti, industri fashion bukan hanya milik para wanita kurus.
(eya/fer)











































