Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Lauren Sanchez Akhirnya Klarifikasi Kontroversi Gayanya di Inaugurasi Trump

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 15 Apr 2026 19:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

WASHINGTON, DC - JANUARY 20: (L-R) Priscilla Chan, Meta CEO Mark Zuckerberg, Lauren Sanchez, and businessman Jeff Bezos, among other dignitaries, attend the United States Capitol on January 20, 2025 in Washington, DC. Donald Trump takes office for his second term as the 47th President of the United States.   Shawn Thew-Pool/Getty Images/AFP (Photo by POOL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Penampilan Lauren Sanchez yang kontroversial di inaugurasi Trump pada Januari 2025. (Foto: Getty Images via AFP/POOL)
New York City -

Gaya busana Lauren Sanchez di inaugurasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat memicu kontroversi. Setahun lebih berlalu, ia akhirnya memberi semacam klarifikasi.

Untuk seremoni resmi yang digelar di dalam Gedung Capitol, Washington D.C., pada Januari 2025 itu, Lauren memakai setelan serba putih keluaran Alexander McQueen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun alih-alih blus sebagai lapisan dalam blazernya yang seharga US$ 2.590 itu, ia justru memakai bustier putih. Dalam wawancara terbarunya dengan the New York Times, ia mengklaim gaya berbusananya masih terbilang 'konservatif' terlepas dari kritikan yang menghujaninya.

"Saya bangga dengan diri saya sendiri," ujar Lauren yang kala itu datang sebagai pendamping pendiri Amazon Jeff Bezos (kala itu status mereka masih bertunangan).

ADVERTISEMENT
WASHINGTON, DC - JANUARY 20: (L-R) Priscilla Chan, Meta CEO Mark Zuckerberg, Lauren Sanchez, and businessman Jeff Bezos, among other dignitaries, attend the United States Capitol on January 20, 2025 in Washington, DC. Donald Trump takes office for his second term as the 47th President of the United States.   Shawn Thew-Pool/Getty Images/AFP (Photo by POOL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)Lauren Sanchez sempat memakai coat sebelum membukanya dan membuat pilihan busananya memicu kontroversi. (Foto: Getty Images via AFP/POOL)

Inaugurasi yang turut dihadiri para petinggi perusahaan teknologi seperti CEO Apple Tim Cook dan pendiri Tesla Elon Musk sejatinya digelar di luar. Lauren sudah memakai coat senada dari Schiaparelli. Namun, ia melepasnya karena acara dipindah ke dalam ruangan.

Perempuan 56 tahun itu berdiri tak jauh dari belakang Trump sehingga penampilannya selalu ikut tersorot. "Calon istri Jeff Bezos berpakaian sangat tidak pantas untuk acara kenegaraan. Seseorang seharusnya memberi tahu dia bahwa memamerkan bra renda putihnya tidak dapat diterima," "Uang tidak bisa membeli kelas. Memalukan," komentar netizen.

WASHINGTON, DC - JANUARY 20: (L-R) Priscilla Chan, Meta CEO Mark Zuckerberg, Lauren Sanchez, and businessman Jeff Bezos, among other dignitaries, attend the United States Capitol on January 20, 2025 in Washington, DC. Donald Trump takes office for his second term as the 47th President of the United States.   Shawn Thew-Pool/Getty Images/AFP (Photo by POOL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)CEO META Mark Zuckerberg saat sedang berbincang dengan Lauren Sanchez di inaugurasi Trump. (Foto: Getty Images via AFP/POOL)

Pendiri META Mark Zuckerberg yang berdiri di sebelahnya sempat tertangkap kamera melihat ke arah bawah blazer Lauren sehingga foto momen tersebut berujung viral.

"Saya paham. Tidak boleh ada renda untuk acara Gedung Putih," kata mantan jurnalis yang piawai menerbangkan helikopter itu.

Dalam wawancara tersebut, Lauren juga sempat membahas soal keterlibatannya dalam perhelatan fashion MET Gala 2026. Tahun ini, Amazon ditunjuk sebagai sponsor utama dan langsung disambut beragam reaksi. Banyak yang skeptis dengan menyebut langkah tersebut sebagai 'pembajakan' MET Gala.

Lauren mengaku Anna Wintour, mantan pemimpin redaksi Vogue yang kini menjabat sebagai Global Chief Content Officer Conde Nast, yang pertama kali menghubunginya.

"Aku seperti, 'Anna siapa ya?'," canda Lauren. Ia kemudian mengatakan, penunjukan tersebut sebagai sebuah penghormatan.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads