Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Brand Sneakers 'Lusuh' Favorit Reino Barack Akhirnya Buka Toko di Indonesia

Daniel Ngantung - wolipop
Senin, 13 Apr 2026 16:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Pembukaan Toko Golden Goose Pertama di Indonesia, hadir di Plaza Senayan, Jakarta.
Sneakers Golden Goose dipajang di butik pertamanya di Indonesia. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)
Jakarta -

Reino Barack kini tidak perlu pergi ke Singapura atau Australia demi membeli sneakers favoritnya. Golden Goose akhirnya membuka butik pertama di Indonesia.

Toko jenama sepatu premium asal Italia ini hadir di Plaza Senayan, Jakarta. "Sudah lama kami mengobservasi pasar Indonesia dan konsumen di sini berevolusi dengan cepat. Mereka sangat terinformasi sehingga lebih siap menerima sesuatu yang baru, terutama dalam hal fashion," ujar General Manager APAC Golden Goose Giorgio Van Den Borre kepada Wolipop saat acara pembukaan baru-baru ini.

Pembukaan Toko Golden Goose Pertama di IndonesiaToko Golden Goose pertama di Indonesia hadir di Plaza Senayan, Jakarta. (Foto: Dok. Golden Goose)

Dengan harga sepatu rata-rata di atas Rp 10 juta, sudah jelas bahwa target Golden Goose adalah kalangan atas. Pengusaha Reino Barack diketahui termasuk salah satu penggemar Golden Goose setelah beberapa kali kedapatan memakai salah satu produknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat ramai dibahas di media sosial, pilihan sepatu suami Syahrini itu karena tampilannya yang lusuh. "Memang modelnya dekil dan kumel gitu," tulis seorang netizen yang sudah familier dengan Golden Goose, menanggapi asumsi sepatu tersebut tidak pernah dibersihkan.

Pembukaan Toko Golden Goose Pertama di Indonesia, hadir di Plaza Senayan, Jakarta.Variasi sneakers 'lusuh' yang menjadi ciri khas Golden Goose. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

"Kami merayakan perfectly imperfect dan uniqueness," ungkap Giorgio tentang filosofi di balik estetika Golden Goose. Itu menjelaskan pula alasan bintang tidak sempurna menjadi logonya.

ADVERTISEMENT

Pada akhirnya, lanjut Giorgio, bukan eksklusivitas yang dijual, melainkan pengalaman rasa karena cara orang menilai barang mewah sudah berubah.

Pembukaan Toko Golden Goose Pertama di Indonesia, hadir di Plaza Senayan, Jakarta.(Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

Material kulit yang terkelupas atau permukaan yang kotor diibaratkan Giorgio sebagai jejak kehidupan. Golden Goose, yang didirikan oleh duo desainer Gallo dan Rinaldo pada 2000, seakan mengajak pemakainya untuk menghadapi hidup tanpa rasa takut.

"Karena sepatunya sudah tergores di mana-mana. Jadi, dia seperti berkata ayo pakai aku dan mari kita bersama pergi untuk menikmati perjalanan hidup ini," ujar Giorgio.

Pembukaan Toko Golden Goose Pertama di Indonesia, hadir di Plaza Senayan, Jakarta.General Manager APAC Golden Goose Giorgio Van Den Borre di pembukaan toko Golden Goose. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

Konsep Co-Creation yang juga menjadi DNA Golden Goose memberikan pengalaman personal yang lebih lanjut.

Di toko yang bergaya Fioreria Golden atau 'toko bunga' ini, pengunjung dapat mempersonalisasi sepatu yang baru dibeli. Opsi mencakup bordiran seperti hiasan bunga buatan tangan, kain premium, kristal, renda halus, serta pesan atau ilustrasi tulisan tangan, dengan bantuan artisan in-house yang telah dilatih di Italia.

Pembukaan Toko Golden Goose Pertama di Indonesia, hadir di Plaza Senayan, Jakarta.Koleksi busana siap pakai di toko Golden Goose Indonesia. (Foto: Daniel Ngantung/detikcom)

Tak hanya pilihan alas kaki yang beragam, dari sneakers hingga siluet formal seperti loafers, toko Golden Goose di Plaza Senayan juga menampilkan pilihan eksklusif kreasi edisi terbatas koleksi busana siap pakai dan aksesori untuk pria dan wanita.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads