Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Miss Universe Fatima Bosch Akhirnya Buka Suara, Bantah Tuduhan Curang

Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 03 Des 2025 12:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

NONTHABURI, THAILAND - 2025/11/21: Fatima Bosch Fernández of Mexico (Center) is celebrated after winning the title of Miss Universe 2025 (74th edition) at the final competition held at IMPACT Challenger Hall 2 in Nonthaburi, Thailand. The new queen from Mexico claimed the crown, while the representative of the host country, Veena Praveenar Singh from Thailand, achieved the remarkable position of 1st Runner-Up. The Miss Universe 2025 (74th edition) pageant showcased a massive field of talent, with a total of 120 beautiful contestants from around the world participating in the competition. (Photo by Arnun Chonmahatrakool/Thai News Pix/LightRocket via Getty Images)
Foto: Arnun Chonmahatrakool/Thai News Pix/LightRocket via Getty Images
New York City -

Miss Universe 2025 Fatima Bosch untuk pertama kali angkat bicara terkait kontroversi kemenangannya. Perwakilan Meksiko ini sempat dituduh menjuarai lewat cara curang dengan menggunakan koneksi sang ayah yang seorang pengusaha besar.

Fatima dinobatkan sebagai Miss Universe ke-74 pada malam puncak kontes kecantikan internasional di di Bangkok, Thailand, pada Jumat (21/11/2025). Dalam wawancara eksklusif bersama ABC News, ia sempat menanggapi berbagai kontroversi yang membayangi ajang tahun ini, termasuk tuduhan pengaturan suara dan favoritisme.

Di media sosial, muncul tudingan bahwa ia memenangkan kompetisi karena hubungan bisnis antara ayahnya, Bernardo Bosch Hernández, dengan Raul Rocha Cantu, salah satu pemilik Miss Universe asal Meksiko. Bernardo diketahui sebagai salah satu eksekutif industri minyak Meksiko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NONTHABURI, THAILAND - 2025/11/21: Fatima Bosch Fernández of Mexico (Center) is celebrated after winning the title of Miss Universe 2025 (74th edition) at the final competition held at IMPACT Challenger Hall 2 in Nonthaburi, Thailand. The new queen from Mexico claimed the crown, while the representative of the host country, Veena Praveenar Singh from Thailand, achieved the remarkable position of 1st Runner-Up. The Miss Universe 2025 (74th edition) pageant showcased a massive field of talent, with a total of 120 beautiful contestants from around the world participating in the competition. (Photo by Arnun Chonmahatrakool/Thai News Pix/LightRocket via Getty Images)Momen Fatima Bosch dinobatkan sebagai Miss Universe 2025. (Foto: Arnun Chonmahatrakool/Thai News Pix/LightRocket via Getty Images)

"Mereka membuat kampanye kebencian. Ayah saya tidak ada hubungan dengan organisasi (Miss Universe)," tegas perempuan 25 tahun itu.

"Bagaimana mungkin membeli mahkota? Mungkin di Walmart, iya. Tapi bukan di Miss Universe," bantahnya lagi.

ADVERTISEMENT

Beberapa hari sebelum malam final, salah satu juri, Omar Harfouch, mengundurkan diri dan menuduh kompetisi sudah diatur, bahkan menyatakan 30 finalis dipilih dalam pemungutan suara rahasia. Ia juga menyerukan agar Fatima didiskualifikasi.

Menanggapi hal itu, Fatima berkata, "Jika dia ingin lebih banyak pengikut Instagram, mungkin dia harus ikut acara TV."

BANGKOK, THAILAND - NOVEMBER 21: Top 12 delegate Miss Universe Mexico, Fátima Bosch in their evening gown during 74th Miss Universe final competition at Impact Challenger Hall on November 21, 2025 in Bangkok, Thailand. (Photo by Mohan Raj/Getty Images)Penampilan Fatima Bosch saat mewakili Meksiko di panggung Miss Universe 2025. (Foto: Mohan Raj/Getty Images)

Kemenangannya terasa janggal apalagi sejak drama walkout yang membuat heboh penyelenggaraan Miss Universe tahun ini.

Fatima keluar dari salah satu rangkaian acara usai mendengar komentar Direktur Miss Universe Thailand, Nawat Itsaragrisil, yang dalam sebuah video tampak menyindirnya dan diduga menyebutnya "dumb head" atau si bodoh. Nawat sudah minta maaf sekaligus mengklarifikasi ia sebenarnya mengucapkan kata "damage".

"Dia ingin mempermalukan saya di depan banyak orang, dan itu tidak benar," kata Fatima yang mengaku ketakutan saat kejadian. Aksi tersebut memicu solidaritas dari beberapa kontestan lain yang ikut walkout.

Fatima juga berbicara soal insiden Miss Jamaika jatuh dari panggung saat sesi gaun malam sampai harus dilarikan ke rumah sakit.

Ia mengaku sempat pula kesulitan berjalan di atas panggung: "Lampu yang mengarah ke kami membuat semuanya tampak gelap. Kalian bisa melihat kami, tapi kami tidak bisa melihat apa-apa."

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads