Victoria Beckham Hampir Bangkrut Akibat Gaya Hidup Mewah, Beli Bunga Rp 1,5 M
Victoria Beckham dikenal dengan citra glamor dan gaya hidup mewah, namun di balik itu, penyanyi yang alih profesi jadi desainer ini sempat mengalami krisis keuangan serius. Penyebabnya adalah kebiasaannya yang terlalu boros.
Fakta ini terungkap dalam dokumenter terbarunya berjudul 'Victoria Beckham', di mana mantan personel Spice Girls itu mengakui bahwa gaya hidup mewah dan bisnis fashion-nya yang merugi telah menguras jutaan rupiah. Sampai-sampai sang suami, David Beckham, harus turun tangan.
"Aku pernah sangat impulsif. Kalau aku menginginkan sesuatu, aku harus memilikinya," ujar Victoria seperti dikutip dari Kbizoom.
Kini dia menyesal telah menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal kurang penting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku pasti sudah tidak waras waktu itu," ucapnya.
Dalam dokumenter tersebut, terungkap bagaimana obsesi Victoria terhadap kemewahan membuat bisnis fashion-nya hampir kolaps. Sejumlah mantan karyawan bahkan mengaku bahwa sang desainer menggunakan uang seolah tak ada habisnya. Salah satu contohnya adalah kecintaannya terhadap tanaman segar.
Demi membuat tampilan kantor selalu estetik, Victoria dikabarkan menghabiskan sekitar Rp1,5 miliar per tahun hanya untuk membeli bunga segar. Tak hanya itu, dia juga mempekerjakan seseorang khusus untuk menyiram tanaman setiap hari dengan bayaran sekitar Rp300 juta per tahun.
Sementara itu, laporan keuangan menunjukkan bahwa label Victoria Beckham sempat merugi hingga Rp270 miliar per tahun, sementara pengeluaran pribadinya mencapai sekitar Rp54 miliar. Situasi itu membuat David Beckham akhirnya memutuskan untuk 'mengunci dompetnya.'
Mantan pesepakbola legendaris tersebut berhenti membiayai bisnis sang istri yang dianggapnya tidak berkelanjutan, setelah sebelumnya menggelontorkan dana besar selama bertahun-tahun demi menjaga merek fashion tersebut tetap hidup.
Titik balik terjadi ketika Victoria menggandeng pengusaha David Belhassen, yang dikenal jenius dalam mengelola keuangan. Awalnya dia menolak tawaran kerja sama karena menilai kondisi bisnis Victoria sangat sulit untuk diselamatkan. Tapi setelah pertimbangan matang, Belhassen akhirnya berinvestasi dan membantu melakukan restrukturisasi besar-besaran.
Hasilnya tidak mengecewakan. Setelah 15 tahun merugi, pada 2023 merek Victoria Beckham akhirnya membukukan laba pertama kalinya. Victoria pun tidak segan memberikan kredit pada sang penyelamat bisnisnya.
"Aku bukan pebisnis alami," ucapnya dalam dokumenter tersebut.
"Sebagian besar keberhasilan perusahaanku hari ini berkat dukungan tenang David Belhassen," pungkasnya.
(hst/hst)
Hobi dan Mainan
Mulai Hobi Mancing Tanpa Overthinking! Ini 2 Rekomendasi Joran Pancing dari Sougayilang
Pakaian Wanita
Datang ke Kondangan Makin Pede! Tas Ini Bikin Tampilan Rapi dan Elegan
Perawatan dan Kecantikan
3 Concealer Favorit dengan Coverage Juara & Hasil Natural!
Elektronik & Gadget
Bikin Konten Makin Pro dengan INBEX IP80 80W Lampu Panel Studio Lighting!
Sudah Jadi Ibu, Park Shin Hye Akui Terbebani Perankan Wanita Usia 20-an
Sinopsis All the Devil's Men di Bioskop Trans TV Hari Ini
IU dan Lee Jong Suk Makin Romantis, Terciduk Pakai Jaket Couple Balenciaga
Pernikahan 26 Tahun Berakhir, Rachel Zoe Rayakan dengan Beli 'Cincin Cerai'
Penampilan Langka Chris Pine Bawa Pacar di Golden Globes, Lebih Muda 15 Tahun
7 Gaya Patricia Schuldtz, Menantu Keluarga Cendana Nge-DJ Saat After Party
5 Potret Cantik Aya Hutami, Anak Tommy Soeharto di Pernikahan Sang Kakak
Baru Jadian, Tren Kencan 3-6-9 Ini Bisa Jadi Penentu Hubungan
8 Inspirasi Gaya Ayana Moon Pakai Hijab Bergo hingga Pashmina Saat Umrah











































