Influencer Parenting Mengaku Bersalah Atas Kekerasan Terhadap Anak
Youtuber terkenal Ruby Franke yang kerap membuat konten seputar parenting mengakui empat kesalahannya dari enam tuduhan kekerasan pada anak di Pengadilan Distrik 5 Washington County, Utah.
Dalam pengakuan di pengadilan, Ruby Franke menyampaikan penyesalannya yang mendalam kepada keluarganya.
"Dengan penyesalan dan kesedihan saya yang terdalam untuk keluarga dan anak-anak saya, bersalah," jawab Ruby.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah pernyataan yang dikirim secara eksklusif ke ABC News, pengacara Ruby mengatakan, "Ruby Franke ingin bertanggung jawab atas kerugian yang dia timbulkan pada anak-anaknya dan seluruh keluarganya. Dia tahu bahwa dengan mengaku bersalah dan menerima hukuman, dia mengambil tindakan melangkah ke arah yang benar untuk mempertanggungjawabkan tindakannya."
Kasus ini melibatkan Ruby dan konselor kesehatan mental, Jodi Hildebrant, yang juga menghadapi tuduhan serupa. Putra Ruby yang berusia 12 tahun melarikan diri dari rumah Jodi dan memberitahukan tetangganya bahwa dia telah disakiti.
Ruby Franke dijadwalkan akan dijatuhi hukuman pada 20 Februari, dan akan tetap dipenjara hingga tanggal tersebut. Dia telah setuju untuk menjalani hukuman penjara, kata Kantor Kejaksaan Washington County.
Pengacara Ruby, LaMar Winward, mengatakan kliennya adalah korban manipulasi dari Jodi.
"Awalnya, Ruby percaya bahwa Jodi Hildebrant memiliki wawasan untuk menawarkan jalan menuju perbaikan terus-menerus. Jodi mengambil keuntungan dari pencarian ini dan mengubahnya menjadi sesuatu yang keji. Selama jangka waktu yang lama, Jodi secara sistematis mengisolasi Ruby Franke darinya keluarga besar, anak-anak yang lebih tua, dan suaminya, Kevin Franke. Isolasi yang berkepanjangan ini mengakibatkan Ruby mengalami penyimpangan moralitas," ungkap pengacaranya.
Meskipun Ruby mengakui kesalahannya, namun ia tetap akan dijatuhi hukuman. Menurut jaksa, Ruby menghadapi hukuman 1 hingga 15 tahun penjara.
Polisi menemukan anak-anak Franke dalam kondisi yang memprihatinkan dengan luka-luka dan kurang gizi. Kasus ini mengungkapkan penggunaan cabai rawit dan madu untuk mengobati luka anak-anak tersebut, sebuah tindakan kejam dan tidak bermoral.
(kik/kik)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
Ashley Tisdale Curhat Soal Geng 'Ibu-ibu Toxic', Suami Hillary Duff Sindir Balik
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond











































