Latihan Yoga Dikira Pembunuhan Massal, Polisi Datang, Ternyata...
Kelas yoga yang diadakan di sebuah cafe disambangi polisi karena diduga jadi tempat pembunuhan massal. Dugaan itu berawal dari laporan seseorang yang menyaksikan beberapa orang terbaring di lantai dan tak bergerak.
Millie Laws, seorang instruktur yoga, sedang mengajar tujuh murid untuk latihan yoga sekaligus meditasi di Seascape Cafe, Lincolnshire, Inggris, pada Rabu (6/9/2023). Kelas berjalan lancar seperti biasanya dan para murid pun menyelesaikan latihan dengan baik.
Namun setelah latihan, polisi mendatangi gedung karena menerima laporan adanya pembunuhan massal. Ternyata pelapor mengira sekelompok siswa yang sedang bermeditasi sebagai korban pembunuhan dan langsung membuat laporan polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum terjadi kehebohan itu, Millie sempat melihat dua orang melongok jendela cafe dari luar. Tapi dia tidak menyangka kalau mereka salah mengira aktivitas yoga yang dipandunya itu adalah pembunuhan.
"Saya baru tahu setelah kami pergi, orang-orang ini menelepon dan mengabarkan bahwa ada pembunuhan massal; 'mereka mengenakan jubah, dan mereka berjalan melewati semua orang, dan itu tampak seperti semacam ritual, dan orang-orang di lantai itu sebenarnya sudah mati,'" tutur Millie, seperti dikutip dari Insider.
Pihak gedung pun harus memberikan klarifikasi bahwa tidak terjadi pembunuhan massal, melainkan murid kelas yoga, yang sedang melakukan meditasi dengan berbaring di lantai. Mereka juga merilis pernyataan tentang kekeliruan tersebut.
"Jika ada yang mendengar sirene polisi di Chapel St Leonard's pada pukul 21.30 tadi malam, harap diyakinkan. Mereka sedang dalam perjalanan setelah seseorang melaporkan ada pembunuhan massal di gedung kami. Melihat beberapa orang tergeletak di lantai.... yang ternyata adalah kelas meditasi yoga," demikian pernyataan tertulis Seascape Cafe.
Seascape Cafe terletak di Observatorium Laut Utara Lincolnshire. Observatorium kelautan tersebut dibuka pada 2018 dan kerap menyelenggarakan pameran maupun acara di daerah setempat. Mereka menambahkan bahwa observatorium membuka banyak kelas Yoga yang diadakan di malam hari.
"Kami bukan bagian dari sekte gila atau klub gila mana pun," tegasnya.
Sementara itu juru bicara Kepolisian Lincolnshire menyatakan bahwa laporan itu dibuat atas dasar niat baik.
"Laporan dibuat menyusul kekhawatiran para penghuni observatorium. Petugas pun datang, dan dengan senang hati kami melaporkan bahwa semua orang dalam keadaan selamat dan baik-baik saja," ujarnya.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Sinopsis Trauma Center di Bioskop Trans TV, Dibintangi Bruce Willis
Gaya Anak Kanye West yang Makin Berani, Hitamkan Gigi di Usia 12 Tahun
Heboh Rumor Park Bo Gum Gay, Foto Lawas dengan Mantan Pacar Jadi Sorotan
6 Fakta Ahn Sung Ki, Aktor Korea Meninggal Usai Tersedak dan Henti Jantung
Deklarasi Cinta Timothee Chalamet ke Kylie Jenner Usai Menang Aktor Terbaik
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas











































