ADVERTISEMENT

Terlalu Mirip Pangeran Harry, Pria Ini Sampai Takut Jadi Target Taliban

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 14 Jan 2023 14:30 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 19: (L-R) William, Prince of Wales, King Charles III, Anne, Princess Royal and Prince Harry, Duke of Sussex arrive for the State Funeral of Queen Elizabeth II at Westminster Abbey on September 19, 2022 in London, England.  Elizabeth Alexandra Mary Windsor was born in Bruton Street, Mayfair, London on 21 April 1926. She married Prince Philip in 1947 and ascended the throne of the United Kingdom and Commonwealth on 6 February 1952 after the death of her Father, King George VI. Queen Elizabeth II died at Balmoral Castle in Scotland on September 8, 2022, and is succeeded by her eldest son, King Charles III. (Photo by Samir Hussein/WireImage) Foto: Samir Hussein/WireImage/Samir Hussein
Jakarta -

Rhys Whittock telah lama dikenal sebagai 'kembaran' Pangeran Harry. Sejak 2017, pria tersebut bahkan sudah keliling dunia sebagai 'lookalike' atau orang yang mirip publik figur dan mendapat uang karena kemiripan fisiknya dengan anggota kerajaan Inggris itu. Tapi sejak suami Meghan Markle tersebut mengeluarkan buku 'Spare', Rhys tak lagi membanggakan kemiripan mereka bahkan harus menutupinya.

Dalam 'Spare', Pangeran Harry berbagi mengenai banyak hal mengejutkan. Selain mengenai drama keluarganya, pria 38 tahun tersebut mengaku telah membunuh 25 anggota Taliban ketika menjadi tentara di Afghanistan. Rhys pun takut hal itu ikut mempengaruhinya dan membahayakan jiwanya.

Rhys Whittock, pria mirip Pangeran HarryRhys Whittock, pria mirip Pangeran Harry Foto: Instagram/@theprinceharrylookalike

"Aku mulai merasa tidak nyaman ketika aku mendengar Harry bicara tentang waktunya di militer. Ibuku mengirimiku pesan dan itu membuatku merinding. Tertulis karena tugas Harry di militer dia sekarang menjadi target. Kamu harus pakai kacamata di publik," ungkapnya.

Rhys takut menjadi target Taliban daripada Pangeran Harry karena merasa wajah mereka sangat mirip. "Orang-orang mengiraku sebagai Harry setiap hari jadi ada kekhawatiran ketika kamu mirip dengan seseorang yang tiba-tiba ancaman keamanannya meningkat," kata pria 39 tahun tersebut.

Menurut kembarannya, Pangeran Harry membahayakan nyawanya sendiri dengan merilis informasi tersebut. Ia menilai jika buku tersebut seharusnya ditinjau dari sisi keamanan terlebih dahulu sebelum dirilis. Rhys juga berpikir jika ayah dua anak itu akan dijaga lebih banyak bodyguard tapi sayangnya tidak dengan dirinya sendiri.

Rhys Whittock, pria mirip Pangeran HarryRhys Whittock, pria mirip Pangeran Harry Foto: Instagram/@theprinceharrylookalike

"Dia akan butuh ekstra keamanan untuk beberapa waktu. Selagi aku mirip dengan dia tapi aku tidak dikelilingi oleh rombongan ketika keluar jadi aku pikir harus dijelaskan bahwa aku bukan Harry yang sebenarnya tapi ada orang-orang gila di luar sana," ungkapnya.

Meski hubungan Pangeran Harry tampaknya tidak terlalu baik dengan keluarganya dan tidak lagi tinggal di istana, Rhys Whittock mengaku masih mendapat panggilan untuk menjadi 'lookalike'. Ia pun berharap masih bisa bekerja sebagai kembaran Harry bahkan jika harus berpose seperti sedang berperang dengan lookalike Pangeran William dan Kate Middleton.

(ami/ami)