Harga Seragam SD di Korea Tuai Kontroversi, Naik 3x Lipat Jadi Rp 12 Juta
Siswa Korea Selatan dikenal dengan seragam sekolahnya yang modis. Seperti yang terlihat dalam sejumlah drama Korea, siswa laki-laki dan perempuan memakai satu set blazer lengkap dengan rompinya.
Namun belakangan muncul kontroversi di tengah para orang tua siswa Korea Selatan. Pasalnya harga seragam SD di Korea Selatan mencapai 1 juta won atau sekitar Rp 12 jutaan.
Menurut laporan JoongAng Ilbo, Senin (9/1/2023), sebuah SD swasta di Busan mengumumkan kenaikan harga seragam kepada orang tua siswa. Mulai tahun ini, semua siswa diwajibkan memakai seragam sekolah baru yang harganya naik tiga kali lipat dari tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seragam siswa laki-laki yang terdiri dari blazer, kemeja, dan celana dijual seharga 1,05 juta won (Rp 13 jutaan). Sedangkan seragam perempuan yang dilengkapi blazer, kemeja, dan rok dijual lebih mahal di angka 1,07 juta won (Rp 13,3 jutaan).
Seragam sekolah SD di Korea Selatan Foto: JoongAng Ilbo |
Sekolah elit di Busan itu juga menjual item tambahan berupa kardigan seharga 98 ribu won (Rp 1,2 jutaan). Dengan dasi kupu-kupu seharga 20 ribu won (Rp 248 ribuan) untuk siswa laki-laki dan rompi seharga 70 ribu won (Rp 870 ribuan) untuk siswa perempuan.
Kini para orang tua siswa melayangkan protes kepada pihak sekolah. Pasalnya setiap siswa setidaknya harus memiliki dua seragam untuk cadangan.
"Harga satu seragam melebihi 1 juta won (Rp 12 jutaan). Bukankah itu terlalu mahal untuk sekolah swasta? Harganya naik tiga kali lipat dari tahun lalu. Anak-anak butuh seragam cadangan, jadi kami perlu membeli setidaknya dua seragam, dan anak-anak tumbuh lebih cepat sehingga kami perlu membeli yang baru saat mereka semakin besar," ujar perwakilan orang tua siswa seperti dilansir dari allkpop.
Menyusul protes yang dilayangkan para orang tua siswa, pihak sekolah mengungkap seragam tersebut dirancang seorang desainer Hanbok terkenal. Setiap seragam juga dibuat secara khusus dengan sulaman tangan.
Seragam sekolah Korea Selatan Foto: JoongAng Ilbo |
"Seragam-seragam itu dibuat secara khusus satu per satu menggunakan tangan. Sulaman dan desainnya dibuat seorang desainer Hanbok terkenal. Setiap seragam dibuat dengan hati untuk mendoakan kekayaan, kehormatan, kesehatan, umur panjang setiap siswa."
Namun Kantor Pendidikan Metropolitan Busan telah menetapkan batas harga seragam sekolah menjadi 314 ribu won (Rp 3,8 jutaan) tahun ini. Harga itu naik 2% dibandingkan dengan tahun lalu setelah diputuskan para pejabat dari 17 dinas pendidikan Korea Selatan.
Meskipun menjual harga seragam sekolah di atas 314 ribu won, SD swasta di Busan itu tidak mendapat sanksi. Pengawas sekolah pun berencana mengadakan rapat bersama orang tua siswa.
"Rencananya kami akan mengadakan rapat tentang harga seragam sekolah dengan orang tua untuk meminta pendapat mereka. Aku mengerti bahwa pertemuan itu direncanakan pada pertengahan bulan ini, karena tidak banyak waktu tersisa sampai sekolah dimulai dan para siswa harus memakai seragam sekolah," jelas pengawas sekolah.
(rcp/rcp)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
Katy Perry Pamer Liburan Tahun Baru Bareng Justin Trudeau, Beri Kecupan Manis
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
Ashley Tisdale Curhat Soal Geng 'Ibu-ibu Toxic', Suami Hillary Duff Sindir Balik
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
Katy Perry Pamer Liburan Tahun Baru Bareng Justin Trudeau, Beri Kecupan Manis
Zhao Lusi Kembali Akting Setelah Hiatus karena Depresi, Ungkap Rencana di 2026
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
Bahaya Mencabut Bulu Hidung yang Jarang Disadari, Bisa Picu Infeksi Pernapasan













































