ADVERTISEMENT

Kisah Wanita Lajang Nabung 12 Tahun Demi Nikahkan Adik, Jadi Kontroversi

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 03 Des 2022 18:15 WIB
The woman hand is putting a coin in a glass  bottle and a pile of coins on a brown wooden table,Investment business, retirement, finance and saving money for future concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/sorrapong
Jakarta -

Seorang wanita mengisahkan perjuangannya mengumpulkan uang selama belasan tahun. Bukan untuk keperluan hidup sendiri, ia justru melakukannya untuk sang adik. Wanita tersebut bercita-cita untuk menikahkan adik laki-lakinya mengingat biaya perkawinan tidaklah murah. Terdengar seperti sebuah keinginan mulia tapi hal itu malah menimbulkan kontroversi di kalangan netizen.

Seorang wanita yang asal China tidak disebutkan namanya baru-baru ini mengungkap usahanya untuk merawat sang adik. Kepada Miaowen, ia berbagi kisah suksesnya berjualan kue tradisional China yang bisa menghasilkan 100.000 yuan atau Rp 296 jutaan dalam sebulan. Meski meraup banyak keuntungan, wanita itu ternyata memilih untuk menabungkan sebagian besar pendapatannya selama 12 tahun terakhir.

Menabung tentu bukan sesuatu yang buruk. Tapi alasan wanita itu tidak memakai uangnya sendiri membuat netizen tidak habis pikir. Ia mengaku menyimpan uangnya untuk membelikan rumah dan mobil baru untuk adik lelakinya. Ia bahkan telah menyiapkan sebuah restoran untuk mata pencaharian saudaranya itu.

Wanita asal Provinsi Anhui tersebut ingin memastikan adiknya punya cukup uang untuk melamar seorang wanita. Di China, seorang pria memang bisa butuh banyak biaya untuk memberikan persembahan kepada keluarga calon mempelainya. Wanita itu tampaknya tidak ingin sang adik kekurangan dan ingin memastikan saudaranya bisa mendapatkan wanita idaman.

Netizen pun terbelah karena wanita itu lebih mementing adiknya daripada dirinya sendiri. "Aku akan berpikir mengenai diriku sendiri setelah adikku menikah, pernikahanku bisa menunggu. Selama empat tahun terakhir, aku sangat pelit, bahkan ketika membeli baju untuk diriku sendiri," ungkapnya.

Pebisnis 33 tahun itu ternyata belum punya rumah sendiri tapi sudah membelikan rumah dan mobil untuk adiknya. Karena itu, kisahnya menjadi perdebatan.

"Apa adiknya tidak bisa bekerja? Ini tidak adil untuk kakaknya," "Semakin banyak dia memberi kepada adiknya, semakin adiknya menyia-nyiakan hal itu," tulis netizen.

Mengetahui keputusannya mendapat banyak kritikan, wanita itu sendiri tidak ingin ambil pusing karena merasa punya alasan. "Kehidupan orang itu berbeda. Mereka mungkin tidak mengalami kesusahan seperti kita ketika kecil jadi wajar jika mereka tidak mengerti," katanya.

(ami/ami)