Nur Sajat Transgender Buronan Ngaku Dipaksa Pakai Baju Wanita Saat Umroh
Nur Sajat transgender Malaysia yang bikin heboh pada 2020 karena umroh memakai busana wanita buka suara. Sajat yang jadi buronan itu mengaku dipaksa mengenakan baju wanita.
Nur Sajat jadi kontroversi setelah membagikan momen umrah di media sosial. Pada momen tersebut, transgender dengan nama asli Muhammad Sajad Kamaruzaman menggunakan mukena saat umrah di Mekkah. Hal tersebut berujung dengan penangkapan karena dinilai menghina agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nur Sajat kemudian melarikan diri ke Thailand, namun otoritas imigrasi Thailand menangkapnya dengan alasan bahwa dia memasuki negara tersebut secara ilegal dari Malaysia. Surat perintah penangkapan dikeluarkan untuknya setelah dia tidak menghadiri sidang di Pengadilan Tinggi Syariah pada Februari lalu atas tuduhan menghina Islam dengan berpakaian sebagai seorang wanita.
Pejabat imigrasi Thailand dilaporkan membebaskannya dengan jaminan. Tetapi pihak berwenang Malaysia membatalkan paspornya. Nur Sajat pun mengaku takut kembali ke Malaysia karena dia telah menerima ancaman pembunuhan yang tidak terhitung di negaranya.
Penampilan Nur Sajat saat umroh. Foto: Instagram |
Saat ditangkap pihak otoritas Thailand itu Nur Sajat meminta bantuan internasional. Hingga permintaannya ditanggapi pemerintah Australia dan dia mendapat suaka tinggal di negara tersebut. Direktur Human Rights Watc untuk Asia, Phil Robertson, seperti dikutip dari mStar mengonfirmasi suaka yang diberikan pemerintah Australia untuk Nur Sajat.
Kini setelah merasa aman di Australia, Nur Sajat yang tetap eksis di Instagram dan TikTok itu buka suara terkait tuduhan dirinya menghina agama. Sajat bicara soal umroh yang dijalaninya ketika melakukan TikTok Live, seperti dikutip dari Hype.My.
Dalam pengakuannya, Nur Sajat mengatakan dia dipaksa oleh petugas imigrasi untuk memakai baju wanita. Dia sampai bersumpah atas nama Allah SWT dan kedua orangtuanya saat membuat pengakuan tersebut.
Nur Sajat kini tinggal di Australia. Foto: Dok. Instagram @ nursajatkamaruzzaman |
"Demi Allah jika aku bohong orangtuaku akan meninggal. Aku dipaksa untuk memakainya saat aku di Mekkah. Aku mengatakan yang sebenarnya," kata Sajat.
Pengusaha kosmetik itu menambahkan dia diminta memakai hijab saat tiba di imigrasi Arab Saudi. Dia juga diminta untuk memakai telekung atau mukena saat beribadah.
(eny/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Park Min Young & Sungjae BTOB Siap Jadi Visual Couple Drakor Adaptasi Dracin
Komentator Politik yang Sebut Ibu Negara Prancis Transgender Kembali Menyindir
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Drama China Shine On Me Ditarik dari Netflix Vietnam karena Peta Kontroversial
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN













































