ADVERTISEMENT

Nur Sajat Transgender Buronan Ngaku Dipaksa Pakai Baju Wanita Saat Umroh

Mohammad Abduh - wolipop Rabu, 26 Okt 2022 13:15 WIB
Nur Sajat Nur Sajat saat umroh. Foto: Instagram
Jakarta -

Nur Sajat transgender Malaysia yang bikin heboh pada 2020 karena umroh memakai busana wanita buka suara. Sajat yang jadi buronan itu mengaku dipaksa mengenakan baju wanita.

Nur Sajat jadi kontroversi setelah membagikan momen umrah di media sosial. Pada momen tersebut, transgender dengan nama asli Muhammad Sajad Kamaruzaman menggunakan mukena saat umrah di Mekkah. Hal tersebut berujung dengan penangkapan karena dinilai menghina agama.

Nur Sajat kemudian melarikan diri ke Thailand, namun otoritas imigrasi Thailand menangkapnya dengan alasan bahwa dia memasuki negara tersebut secara ilegal dari Malaysia. Surat perintah penangkapan dikeluarkan untuknya setelah dia tidak menghadiri sidang di Pengadilan Tinggi Syariah pada Februari lalu atas tuduhan menghina Islam dengan berpakaian sebagai seorang wanita.


Pejabat imigrasi Thailand dilaporkan membebaskannya dengan jaminan. Tetapi pihak berwenang Malaysia membatalkan paspornya. Nur Sajat pun mengaku takut kembali ke Malaysia karena dia telah menerima ancaman pembunuhan yang tidak terhitung di negaranya.

Nur SajatPenampilan Nur Sajat saat umroh. Foto: Instagram

Saat ditangkap pihak otoritas Thailand itu Nur Sajat meminta bantuan internasional. Hingga permintaannya ditanggapi pemerintah Australia dan dia mendapat suaka tinggal di negara tersebut. Direktur Human Rights Watc untuk Asia, Phil Robertson, seperti dikutip dari mStar mengonfirmasi suaka yang diberikan pemerintah Australia untuk Nur Sajat.

Kini setelah merasa aman di Australia, Nur Sajat yang tetap eksis di Instagram dan TikTok itu buka suara terkait tuduhan dirinya menghina agama. Sajat bicara soal umroh yang dijalaninya ketika melakukan TikTok Live, seperti dikutip dari Hype.My.

Dalam pengakuannya, Nur Sajat mengatakan dia dipaksa oleh petugas imigrasi untuk memakai baju wanita. Dia sampai bersumpah atas nama Allah SWT dan kedua orangtuanya saat membuat pengakuan tersebut.

Nur SajatNur Sajat kini tinggal di Australia. Foto: Dok. Instagram @ nursajatkamaruzzaman

"Demi Allah jika aku bohong orangtuaku akan meninggal. Aku dipaksa untuk memakainya saat aku di Mekkah. Aku mengatakan yang sebenarnya," kata Sajat.

Pengusaha kosmetik itu menambahkan dia diminta memakai hijab saat tiba di imigrasi Arab Saudi. Dia juga diminta untuk memakai telekung atau mukena saat beribadah.



Simak Video "Miss International Queen 2022 Dimenangkan oleh Transgender Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)
Adu Perspektif
×
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali Selengkapnya