Pacar Rahasia Vladimir Putin Akhirnya Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 07 Mei 2022 11:01 WIB
Alina Kabaeva, politikus cantik Foto: Instagram
Jakarta -

Alina Kabaeva ikut menjadi sasaran sanksi Uni Eropa karena kedekatannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Setelah sering jadi perbincangan dunia hingga muncul petisi untuk mengusirnya, akhirnya wanita yang disebut pacar rahasia Putin tersebut direncanakan masuk dalam daftar. Sebelumnya ada kekhawatiran Alina Kabaeva menyimpan aset milik Vladimir Putin selagi bersembunyi di Swiss.

Alina Kabaeva belakangan sudah mulai terlihat muncul di publik. Beberapa waktu lalu ia datang ke gladiresik sebuah acara gimnastik di Moskow, Rusia. Walau berani menampilkan diri ternyata Alina tidak sepenuhnya aman. Laporan terbaru mengatakan jika ia masuk dalam draf proposal sanksi ke-6 Uni Eropa untuk Rusia karena invasi ke Ukraina.

alina Kabaevaalina Kabaeva Foto: Dok. Website Alina Kabeva

Dalam proposalnya disebutkan bahwa Alina adalah ketua dari dewan direksi National Media Group, sebuah perusahaan yang punya saham di kebanyakan media besar di Rusia. Media-media itu pun dianggap sebagai mesin propaganda Vladimir Putin. Wanita yang dulu seorang atlet dan politisi itu dikatakan dekat dengannya.

Jika proposal tersebut disetujui, Alina Kabeva akan menjadi salah satu dari 1.000 orang-orang penting Rusia yang mendapat sanksi. Beberapa di antaranya adalah larangan untuk bepergian dan aset kekayaan yang dibekukan.

Dilansir The Wall Street Journal, Alina dan keluarganya mendapatkan keuntungan pribadi dari kedekatan mereka dengan orang-orang terdekat Putin. Sebelumnya muncul petisi yang meminta Alina dan anak-anaknya diusir dari tempat persembunyiannya di sebuah vila mewah di Swiss. Selain karena merasa ia dilindungi, wanita itu jadi sorotan karena tidak disanksi dan dikhawatirkan Vladimir Putin menyembunyikan asetnya bersama Alina.

alina Kabaevaalina Kabaeva Foto: Dok. Website Alina Kabeva

Vladimir Putin sendiri berulang kali membantah gosip mengenai hubungan dengan Alina yang disebut media sebagai 'selingkuhan Rusia' itu. Namun laporan terbaru mengatakan kini mereka sudah memiliki empat anak. Selama invasi Rusia ke Ukraina, Putin disebut melindungi dan menyembunyikan pacar juga anak-anaknya dari bahaya dengan kembali mengirim mereka ke Swiss.

"Putin adalah pria yang sangat tertutup. Dia telah menyembunyikan dua putrinya dengan identitas palsu selama bertahun-tahun," ungkap sumber kepada salah satu media di Moscow.

(ami/ami)