Terungkap, Banyak Pendukung Amber Heard di Twitter Ternyata Akun Palsu

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 02 Mei 2022 17:33 WIB
Clinical and forensic psychologist Dr. Shannon Curry, testifies in the courtroom at the Fairfax County Circuit Court in Fairfax, Va., Tuesday, April 26, 2022. Actor Johnny Depp sued his ex-wife actress Amber Heard for libel in Fairfax County Circuit Court after she wrote an op-ed piece in The Washington Post in 2018 referring to herself as a public figure representing domestic abuse. (Brendan Smialowski/Pool Photo via AP) Amber Heard (Foto: AP/Brendan Smialowski)
Los Angeles -

Perkara antara Amber Heard dan Johnny Depp di meja hijau memicu dukungan dari masing-masing kubu di media sosial. Namun berdasarkan hasil riset, tak semuanya berasal dari akun asli.

Riset tersebut dilakukan oleh Cyabra, sebuah perusahaan teknologi yang salah satu fokusnya mendeteksi perilaku pengguna media sosial. Cyabra meneliti 2.300 kicaun di Twitter terkait persidangan mantan pasangan suami-istri itu ,dan menemukan bahwa 11 persen dari akun Twitter yang terlibat dalam topik tersebut merupakan pemilik profil palsu.

Johnny Depp hadir di Pengadilan Tinggi London, Rabu (8/8/2020) untuk persidangan pencemaran nama baik melawan tabloid The Sun. Foto: AP Photo/Alberto PezzaliJohnny Depp hadir di Pengadilan Tinggi London, Rabu (8/8/2020) untuk persidangan pencemaran nama baik melawan tabloid The Sun. (Foto: AP Photo/Alberto Pezzali)

Menurut CEO Cyabra Dan Brahmy, jumlah tersebut tergolong besar bila dibandingkan dengan akun Twitter palsu yang membahas topik lain. "Rata-rata dari ketidakaslian yang biasa ditemukan berada di angka tiga persen hingga lima persen," kata Dan dalam pernyataan tertulis kepada Fox News.

Ia menambahkan, temuan tersebut juga menandakan kasus Amber Heard dan Johnny Depp sangat menyita perhatian publik tiga sampai empat kali lebih tinggi ketimbang isu lainnya.

Cyabra mengambil sampel dari hashtag seperti #IStandWithAmberHeard, #BoycottJohnnyDepp, dan #JusticeForJohnnyDepp. Akun Twitter asli yang menyuarakan dukungan untuk Johnny Depp terdeteksi menggunakan tagar #JusticeForJohnnyDepp, #BoycottAmberHeard and #AmberHeardIsALiar.

Actress Amber Heard appears in the courtroom during a hearing at the Fairfax County Circuit Court in Fairfax, Va., Tuesday April 19, 2022. Actor Johnny Depp sued his ex-wife Heard for libel in Fairfax County Circuit Court after she wrote an op-ed piece in The Washington Post in 2018 referring to herself as a Amber Heard (Jim Watson/Pool Photo via AP)

Sementara itu, dukungan untuk Amber Heard disebut lebih banyak berasal dari akun palsu dengan tagar #JusticeForAmberHeard, #JusticeForAmberHeard, dan #JohnnyDeppIsALiar. Menurut Dan, pemilik akun Twitter palsu tersebut biasanya memiliki ciri-ciri tertentu, seperti punya kepentingan promosi bisnis atau menyuarakan opini politik.

Menurut Wakil Presiden Cyabra Rafi Mendelsohn, penemuan ini cukup mengejutkan. "Kami tak pernah menyangka akan ada informasi palsu yang beredar terkait topik Johnny Depp. Kalau pemilu dan perang sudah pasti," katanya.

Persidangan yang berlansung saat ini memperkarakan gugatan Johhny Depp terhadap Amber Heard atas kasus pencemaran nama baik. Tak tanggung-tanggung, bintang 'Pirates of the Caribbean' itu menggugat Amber Heard sebesar US$ 50 juta setelah dituduh sebagai pelaku KDRT.



Simak Video "Juri Bantah Vonis Sidang Johnny Depp Vs Amber Heard Dipengaruhi Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)