ADVERTISEMENT

Amber Heard Disebut Pembohong & Pelaku KDRT dalam Sidang Melawan Johnny Deep

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 16 Apr 2022 19:42 WIB
VENICE, ITALY - SEPTEMBER 04:  Johnny Depp and Amber Heard attend a premiere for Black Mass during the 72nd Venice Film Festival at  on September 4, 2015 in Venice, Italy.  (Photo by Tristan Fewings/Getty Images) Foto: Getty Images/Tristan Fewings
Jakarta -

Persidangan kasus pencemaran nama baik Johnny Depp melawan Amber Heard masih berlangsung. Kedua pesohor Hollywood tersebut pun belum lelah saling tuduh. Mantan pasangan suami istri itu masih sibuk menuduh lawannya telah menyiksa mereka. Kali ini, Amber Heard pun disebut pembohong dan pelaku KDRT oleh tim Johnny.

Sejak sidang sebelumnya, Johnny Depp menuduh Amber Heard mencemarkan nama baiknya dalam artikel The Washington Post di 2018. Dalam tulisan itu, Amber menyebut dirinya sebagai figur publik yang menjadi representasi korban kekerasan rumah tangga. Meski tidak menyebut nama Johnny, hal itu dinilai merugikan sang aktor yang didepak dari proyek film 'Fantastic Beast'.

Karena masalah itu, Johnny Depp meminta ganti rugi senilai £38,4 juta. Sedangkan Amber mengajukan gugatan balik senilai £76,7 juta, menuduh Depp membuat kampanye kotor yang mencemarkan namanya. Berdasarkan laporan CNN, tim Amber Heard juga menilai gugatan Johnny sebagai kelanjutan dari kekerasan dan pelecehan yang dilakukan sebelumnya.

Dalam pembukaan persidangan di pengadilan Virginia beberapa hari lalu itu, tim Johnny mengatakan akan menunjukkan bukti-bukti bahwa sang aktris adalah pembohong ulung dan pelaku kekerasan.

"Bukti ini adalah menunjukkan tuduhan Heard yang salah memiliki dampak signifikan pada keluarga Depp dan kemampuannya bekerja dalam profesinya yang dia cintai," kata pengacara Benjamin Chew.

Sedangkan tim Amber Heard juga merasa punya bukti yang menyudutkan sang aktor. Mereka pun menyebut pemain film Pirates of The Caribean itu sebagai mantan suami yang terobsesi untuk balas dendam.

"Depp tidak menuntut Washington Post. Dia hanya menuntut Amber. Dia ingin membuat hidupnya sulit, dia hanya ingin menghancurkan hidupnya, untuk menghancurkannya. Reputasi sudah compang-camping. Kariernya jatuh. Tapi karena masalah yang dia ciptakan," ungkap pengacara Ben Rottenborn.

Perseteruan antara Johnny Depp dan Amber Heard tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Keduanya masih menuduh dan berusaha menjatuhkan satu sama lain. Pasangan itu sendiri menikah pada 2015. Mereka berpisah setahun kemudian dengan alasan adanya perbedaan yang tidak dapat didamaikan.

(ami/ami)
detik Pagi
×
Kamis, 30 Maret 2023
Kamis, 30 Maret 2023 Selengkapnya