Meghan Markle Dikritik karena Patenkan Kata Archetype, Apa Artinya?

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 08 Apr 2022 14:31 WIB
Meghan Markle and Prince Harry pause while getting a tour of the National September 11 Memorial & Museum in New York, Thursday, Sept. 23, 2021. The Duke and Duchess of Sussex got a hawks-eye view of New York City with a visit to the rebuilt World Trade Centers signature tower. (AP Photo/Seth Wenig) Foto: AP/Seth Wenig
Jakarta -

Meghan Markle dikritik arogan dan menyebalkan karena dia ingin mempatenkan kata archetype sebagai merek dagang. Archetype dijadikan Meghan sebagai nama podcast-nya.

Duchess of Sussex telah memberikan pengajuan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat bulan lalu. Tindakan Meghan Markle tersebut mendapatkan banyak kecaman lantaran kata tersebut berasal dari bahasa Yunani dan pertama kali masuk menjadi bahasa Inggris sekitar tahun 1540.

"Tidak akan terkejut jika dia mencoba merek dagang untuk seluruh bahasa Inggris," komentar netizen.

"Dia harus mencoba merek dagang dengan kata arogan karena itu benar-benar cocok untuknya," sindir netizen lainnya.

Lalu, apa sebenarnya arti kata Archetype?

Lahir dari teori psikologi Carl Jung, Oxford Dictionary menggambarkan kata archetype atau arketipe sebagai sesuatu yang asli yang telah ditiru; gambaran mental primitif yang diwarisi dari nenek moyang manusia paling awal, dan hadir dalam ketidaksadaran kolektif.

Seperti dikutip dari Inews Inggris, archetype sering muncul sebagai karakter klasik, stereotip dari cerita lama dan mitos yang telah diturunkan selama berabad-abad, misalnya dalam bentuk pahlawan atau penjahat. Kata ini sering muncul di berita dan media yang bermanifestasi sebagai stereotip dan prasangka bawah sadar.

Apa Isi Podcast Archetype

Podcast Archetype yang akan diluncurkan Spotify pada musim panas ini. Dalam teaser audio yang dirilis di Spotify, Meghan Markle lebih banyak membahas tentang perempuan. Dia akan membedah, mengeksplorasi, dan menumbangkan label yang menahan wanita.

"Beginilah cara kami berbicara tentang wanita, kata-kata yang membesarkan anak perempuan kami, dan bagaimana media mencerminkan wanita kembali kepada kami. Tapi dari mana stereotip ini berasal? Dan bagaimana mereka terus muncul dalam mendefinisikan hidup kita?"

Dalam podcastnya, Meghan Markle akan berbicara dengan sejarawan dan ahli untuk mengungkap asal-usul stereotip ini dan melakukan percakapan tanpa sensor dengan wanita yang tahu betul bagaimana tipografi ini membentuk narasi.



Simak Video "Potret Wajah Lilibet, Putri Pangeran Harry dan Meghan Markle"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)