ADVERTISEMENT

Istri Konglomerat Kabur dari Ukraina, Ketahuan Bawa Uang Tunai Rp 415 M

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 23 Mar 2022 17:00 WIB
Anastasia Kotvitska Foto: Facebook Anastasia Kotvitska
Jakarta -

Seorang istri pengusaha Ukraina dilaporkan ditahan saat berusaha melarikan diri ke Uni Eropa lewat perbatasan pengungsi. Yang membuat beritanya jadi heboh, wanita tersebut disebut membawa serta sejumlah uang tunai. Tak main-main jumlahnya sampai ratusan miliar rupiah.

Seorang model yang menikahi konglomerat dan politisi Ukraina disebut membawa uang $29 juta atau Rp 415 miliaran saat berusaha kabur dari negaranya. Wanita bernama Anastasia Kotvitska itu menjadi masalah karena ia tidak melaporkan pemindahan uang dalam jumlah sangat besar itu. Foto viral yang menunjukkan sejumlah uang disimpan dalam koper pun disebut sebagai buktinya.

Anastasia KotvitskaAnastasia Kotvitska Foto: Facebook

Sedangkan suaminya sendiri yang pernah jadi perdana menteri terkaya mengatakan istrinya tidak melarikan diri untuk kabur tapi melahirkan di luar negeri. "Semua uangku ada di bank-bank Ukraina, aku tidak mengambilnya," kata sang suami, Igor Kotvitsky.

Laporan dari koran Obozrevatel menyebutkan jika Anastasia keluar perbatasan Ukraina bersama dua orang pria Hungaria dan ibunya. Dikatakan jika dia ditahan ketika tidak menyebutkan sedang membawa banyak uang di titik pemeriksaan Vilok tapi kemudian ditemukan oleh petugas Hungaria. Baru lah setelah itu Anastasia melaporkannya.

Anastasia KotvitskaAnastasia Kotvitska Foto: Facebook Anastasia Kotvitska

Dikatakan jika belakangan kekayaan orang-orang elit menjadi isu sensitif. Dikhawatirkan para pengusaha berniat untuk melarikan uang saat nasib negara bergantung pada mereka. Karena itu, kini diadakan investigasi oleh penjaga perbatasan agar tidak menutup mata soal uang yang dilarikan ke luar negeri.

Mengenai kabar Anastasia Kotvitska melarikan uang ke luar negeri, anaknya sendiri ikut buka suara. Di media sosial, Violetta, mengatakan jika cerita itu palsu dan hanya rumour. Sedangkan Anastasia sendiri belum memberikan pernyataan.

(ami/ami)