Kisah Keluarga WNI yang Terjebak Perang Ukraina, Panik, Bawa Baju Seadanya

Gresnia Arela Febriani - wolipop Sabtu, 05 Mar 2022 06:00 WIB
pasangan Denny Fachry dan Vanda Sakina Damayanti yang terjebak di Ukraina. Pasangan Denny dan Vanda. Foto: Dok. Instagram @vandasakinadamayanti.
Jakarta -

Invansi Rusia membuat situasi Ukraina mencekam. Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tersebut pun dilanda khawatir. Untunglah kini WNI di Ukraina sudah dipindahkan oleh KBRI Ukraina ke Rumania, bahkan sudah ada yang sampai di Tanah Air.

WNI yang ikut merasakan serangan Rusia ke Ukraina ini adalah pasangan Denny dan Vanda Sakina Damayanti. Vanda dan Denny pun berbagi kisah mereka saat merasakan situasi mencekam perang di Ukraina.

Keduanya berbagi kisah dalam chanel Youtube Cerita Untungs. Arie Untung berbincang dengan pasangan suami istri asal Indonesia yang menetap di Ukraina itu. Denny aktif bekerja di Ukraina di perusahaan minyak dan gas.

"Saya tugas di Ukraina ya sudah sekalian aja bawa anak dan istri, saya sudah setahun lebih," kata Denny.

"Sebelumnya kita dari Malaysia dan sekarang kita tinggal di Kiev," saut Vanda.

[Gambas:Youtube]

Denny pun menggambarkan bagaimana ketika Rusia mulai menginvasi Ukraina. Dia ingat bagaimana presiden Ukraina mengimbau warganya khususnya yang pria usia 18-60 untuk angkat senjata.

"Sebenarnya banyak juga yang volunteer, ada yang masih punya anak harus berpisah karena berjuang untuk negaranya. Sedih juga lihatnya, berpisah dengan keluarga dan bertemu kembali dengan keluarga," tutur Denny.

Vanda menambahkan banyak warga negara Ukraina yang bersembunyi di bunker untuk melindungi diri bersama keluarga. "Saking mereka kekurangan pasukan militer, semua warga negara pria wajib ikut perang. Tapi ada pengecualian bagi single father, mempunyai anak lebih dari tiga bisa tidak ikut," jelasnya.

Vanda juga sempat mendapat curhatan dari temannya yang warga negara Ukraina saat Rusia sudah mengumumkan akan melakukan invasi. Sang teman mendapat telepon dari pemerintah Ukraina dan diminta berperang.

"Beberapa jam sebelum invasi dia bilang 'aku sudah di call pemerintah untuk maju di medan perang. Kamu packing sekarang siap-siap nanti dikabarin untuk pergi'. Entah kenapa hati aku malam itu nggak enak dan menerima pesan jam dua Subuh sudah panik karena ada perang," tuturnya.

pasangan Denny Fachry dan Vanda Sakina Damayanti yang terjebak di Ukraina.Arie Untung berbincang dengan pasangan Denny Fachry dan Vanda Sakina Damayanti yang terjebak di Ukraina. Foto: Dok. Youtube Cerita Untungs.

"Di tempat kita aman tentram, ada telepon dari Jakarta berkali-kali. Saya angkat terus dia nanya keadaan kita karena ada peledakan di jalanan Ukraina. Saya masih bingung karena belum ada apa-apa. Saya telepon KBRI dan membenarkan, saya langsung packing dan bawa seluruh dokumen," tambah Denny.

"Kita cuma bawa dua lapis baju, karena kita pikirin anak-anak takutnya dingin karena lagi musim dingin. Kita pakai baju berlapis-lapis," kata Vanda lagi.

Pada saat itu Denny dan Vanda sepakat langsung ke KBRI yang ada di Ukraina. Ketika bersiap menuju KBRI, Denny melihat keadaan warga lokal dilanda panik.

"Awalnya traffic biasa saja, lalu ada muncul sirine ya kita mulai panik. Ini beneran atau mimpi?" ucapnya.

Sesudah ada suara sirine, Vanda mendengar pesawat tempur melintas di atas rumahnya. "Itu yang membuat kita ketakutan, pikiran sudah macam-macam, taksi sudah tidak ada yang tersedia," panik Vanda.

"Untung ada teman yang sudah lama tinggal di Ukraina menjemput, dokumen, pasport, sertifikat sudah dipersiapkan, baju juga seadanya saja. Kayak nggak percaya bakalan diserang," kata Denny.

pasangan Denny Fachry dan Vanda Sakina Damayanti yang terjebak di Ukraina.pasangan Denny Fachry dan Vanda Sakina Damayanti yang terjebak di Ukraina. Foto: Dok. Instagram @vandasakinadamayanti.

Melalui akun Instagram Story, Vanda menyebutkan saat ini dirinya dan keluarga termasuk sang suami Denny sudah berhasil pulang ke Indonesia. Ia dan keluarga kini tengah menjalani karantina di kawasan Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

"Alhamdulillah sampai juga, nggak sabar mau istirahat dari medan perang dan sekarang kita mau karantina dulu di wisma Pasar Rumput. Sudah nggak bisa mikir lagi, mau tidur bismillah nyenyak malam ini," tulis Vanda.

Vanda juga sempat menuliskan di Instagram Story, dia merasa trauma ketika mendengar bunyi sirine di tempat ia karantina. "Ini kenapa sirine bunyi terus sih? Bikin parno aja. Yang penting mental terjaga karena harus bisa menguasai diri sendiri supaya stabil," tambahnya.

(gaf/eny)