ADVERTISEMENT

Cerita Model Langsing yang Dipaksa Pakai Bantalan Tubuh Agar Terlihat Gemuk

Tim Wolipop - wolipop Jumat, 31 Des 2021 14:45 WIB
Karoline Bjørnelykke Foto: dok. TikTok
Jakarta -

Seorang model dari benua Eropa menceritakan bagaimana industri model saat ini masih menjalani praktik standar ganda. Wanita bernama Karoline Bjørnelykke yang memiliki tubuh langsing itu kerap diminta untuk tampil menjadi model plus size.

Dia mengungkapkan 'rahasia dari industri modelling' di akun TikToknya. Di awal klip, Karoline membagikan foto selfie di cermin yang memamerkan tubuhnya yang ramping. Namun, dia mengatakan bahwa kerap direkrut untuk berpura-pura menjadi wanita gemuk dengan ukuran XL sampai 5XL.

"Jika kamu memiliki mata, maka kamu bisa melihat bahwa aku bukan ukuran itu. Jadi bagaimana kita memperbaiki masalah ini? Yah, pada dasarnya aku haru membawa sesuatu yang disebut padding, yang merupakan bantalan tubuh yang dibagikan terpisah di area tubuh," ungkap Karoline dalam TikToknya.

Karoline BjørnelykkeKaroline Bjørnelykke Foto: dok. TikTok

Sang model kemudian memperlihatkan bantalannya, sebelum dia memasukkannya ke bahawa kemejanya. Dia pun menunjukkan bagaimana tubuhnya bertransformasi menjadi model 'plus size'.

"Ini tidak hanya menciptakan standar yang tidak realistis, tetapi juga standar yang mustahil," komentar Karoline.

Dia mengakhiri videonya dengan memohon kepada pihak agensi untuk benar-benar mempekerjakan model plus size asli untuk iklan mereka. "Ada begitu banyak wanita cantik plus size di luar saja," ucapnya.

Karoline pun mengatakan bahwa dia tidak akan lagi mengambil pekerjaan yang mengharuskan mengenakan bantalan tubuh. Dia berharap pekerjaan itu diberikan kepada mereka yang seharusnya.

Nyatanya, industri model belum begitu banyak menghargai model plus size. Banyak brand masih menginginkan wanita dengan rahang dan lengan kecil, namun bagian dada, bokong, dan paha yang berisi.



Simak Video "Cerita Model Curvy Shahnaz Indira Sampai ke London Fashion Week"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)