ADVERTISEMENT

Kisah Tragis Aktris Telenovela Ditembak Saat Jemput Anak, Dulu Pernah Diculik

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 17 Des 2021 13:15 WIB
Tania Mendoza Foto: Instagram
Jakarta -

Seorang artis populer Meksiko mengejutkan publik dengan berita kematiannya. Wanita bernama Tania Mendoza yang dikenal sebagai penyanyi dan pemain telenovela itu dilaporkan tewas ditembak. Ia diserang ketika sedang menjemput anaknya. Sebelumnya Tania juga pernah mengalami serangkaian peristiwa tak menyenangkan seperti penculikan dan percobaan pembunuhan.

Aktris yang dikenal lewat film 'La Reina Del Sur' tewas dibunuh di Cuernavaca, Meksiko. Wanita 42 tahun tersebut dilaporkan sedang menjemput anaknya pulang dari latihan sepak bola ketika ditembak orang tak dikenal. Saat tengah menunggu di luar bersama orang tua lain, seseorang menembaknya beberapa kali sebelum melarikan diri dengan motor bersama komplotannya.

Tania yang ditembak di depan anaknya dinyatakan meninggal di tempat ketika paramedis datang. Menurut media lokal, sampai saat ini belum ada penangkapan terkait pembunuhan Tania.

Tania MendozaTania Mendoza Foto: Instagram

Tania Mendoza adalah artis terkenal di Meksiko. Ia adalah penyanyi yang beralih menjadi aktris. Dilansir IMDb, ia sudah bermain dalam 25 proyek sejak debutnya di 1998. Belakangan, ia memang sudah jarang tampil dalam film atau telenovela tapi lebih aktif sebagai penyanyi. Tania sendiri sudah merilis lima album selama 20 tahun berkarier.

Ibu satu anak tersebut tidak terlalu membuka kehidupan pribadinya. Tapi ia diketahui menikah dengan Rafael Sánchez Rojas dan memiliki anak berusia 11 tahun. Sebelum Tania ditembak, keluarga mereka pernah mengalami penculikan di 2010. Pasangan itu bersama anak mereka yang baru berusia enam bulan diculik dari tempat bisnis cuci mobil.

Tania MendozaTania Mendoza Foto: Instagram

Dilansir Dailymail, ketika itu mereka dibawa ke sebuah rumah di mana mereka dipukuli sebelum akhirnya dibebaskan oleh tiga penculik bermasker. Beberapa hari setelahnya, penculik menelepon Tania untuk memerasnya dan memintanya untuk pindah dari negara bagian Morelos.

Sejak penculikan itu, Tania Mendoza telah meminta perlindungan kepolisian karena sering mendapatkan ancaman kematian. Tapi hingga kini polisi belum berkomentar mengenai laporan ancaman tersebut yang bisa menjadi salah satu alasan di balik pembunuhannya. Motif dari penembakan Tania pun belum diketahui.

Tania Mendoza adalah salah satu dari banyak wanita yang menjadi target kekerasan di Meksiko. Dilaporkan bahwa belakangan tingkat kekerasan pada wanita tengah meninggi. Menurut Amnesty, kasus-kasus seperti ini jarang di investigasi lebih lanjut dan pelaku jarang mendapat hukuman.

(ami/ami)