Kekesalan Adele yang Berujung Minta Maaf Reporter TV

Daniel Ngantung - wolipop Senin, 22 Nov 2021 21:00 WIB
Rapper Saweetie, left, singer Adele, center, and Rich Paul, second from right, attend an NBA basketball game between the Golden State Warriors and the Los Angeles Lakers in Los Angeles, Tuesday, Oct. 19, 2021. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu) Adele (Foto: Instagram/@britishvogue)
Sydney -

Matt Doran mungkin satu dari sedikit jurnalis yang beruntung karena mendapatkan kesempatan seumur hidup mewawancarai Adele. Namun, sebuah kecerobohan membuatnya harus meminta maaf kepada pelantun 'Easy on Me' itu.

Matt yang bekerja sebagai reporter stasiun tv Australia Channel 7 mengaku salah lantaran tidak mendengarkan album terbaru Adele, '30', sebelum wawancara tersebut. Padahal, wawancara yang dilakukan di London, Inggris, pada awal November itu, dalam rangka peluncuran '30'.

Adele di majalah US VoguePenampilan Adele di majalah US Vogue (Foto: Instagram/@Voguemagazine)

Menurut pengakuan Matt, email yang berisi album '30' sudah dikirim ke email-nya. Namun, ia melewatkannya.

"Email tersebut terlewat tapi bukan disengaja. Ini email terpenting yang pernah aku lewatkan," kata Matt kepada harian The Australian seperti dikutip BBC, Minggu (21/11/2021).

Sebelumnya, media Inggris ramai mengabarkan Adele kecewa dan kesal karena Matt Doran belum mendengarkan albumnya. Ibu satu anak itu disebut melakukan 'walk-out', tapi Matt membantahnya.



"Adele tidak pergi sambil marah. Bahkan sebaliknya, kami bicara lebih lama. Wawancara yang seharusnya hanya berdurasi 20 menit, menjadi 29 menit," klaim Matt. Ia juga menampik rumor yang menyebut dirinya diskors oleh Channel 7.

Kabarnya, Sony selaku pihak label rekaman Adele, belum memperbolehkan Channel 7 menayangkan video wawancara tersebut sebagai dampak kecerobohan Matt. Padahal, Channel 7 sudah membayar sekitar 500 ribu pound sterling atau hampir Rp 1 miliar demi bisa mewawancarai Adele.



Simak Video "Adele dan Rich Paul Pacaran"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)