Kisah Tragis Pakar Seks Tewas Dilempar dari Gedung karena Suami Cemburu

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 24 Sep 2021 09:01 WIB
Alexandra Mursalova Foto: Instagram @bredrassudki
Jakarta -

Seorang pakar seks dan psikologi ditemukan tewas secara tragis di Rusia. Dilaporkan jika ditemukan banyak luka tusukan di kepalanya sebelum wanita itu dilempar dari gedung setinggi 40 meter. Tak butuh waktu lama untuk mencari pelakunya karena suaminya sendiri sudah mengaku. Dikatakan jika ia membunuh sang istri karena cemburu.

Pelatih olahraga Rustam Mursalov mengaku telah membunuh istrinya yang dikenal sebagai coach seks dan psikologi, Alexandra Mursalova karena cemburu. Sebelum kematian Alexandra memang sering mengeluhkan masalah rumah tangganya di media sosial. Alexandra mengatakan jika suaminya mengancam menusuknya dan anak-anak mereka.

"Dia mengetuk pintu, berkata dia akan membunuhku dan anak-anak lalu loncat. Aku mengumpulkan anak-anak dan pindah rumah tapi karena dia datang setiap malam, mengetuk pintu, memanggil intercom, membangunkan kami dan menakuti anak-anaknya," tulisnya dilansir Dailymail.

Alexandra MursalovaAlexandra Mursalova Foto: Instagram @bredrassudki

Wanita yang tewas di usia 25 tahun dan meninggalkan dua anak itu awalnya mengatakan pada follower bahwa ia tahu cara menghadapi suaminya. Ia juga sempat memberi tips bagaimana caranya keluar dalam situasi seperti itu.

"Ingat aku memberi tahu kalian aturan apa yang harus dilakukan dengan seorang manipulator yang menyiksa. 1. Buat batasan yang jelas, bagaimana dia boleh dan tidak boleh memperlakukanmu. 2. Ketika dia tidak mau mematuhinya, kamu pergi dan mengindahkan dia. Jangan berkomunikasi dengan pelaku, dia suka itu. Itu adalah tujuan dari aksinya," tulis Alexandra.

Alexandra MursalovaAlexandra Mursalova Foto: Instagram @bredrassudki

Setelah membunuh istrinya, Rustam sempat melarikan diri sebelum akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Kepada polisi, ia mengaku memang merencanakan pembunuhan istrinya dengan menyiapkan pisau dan membawa anak-anak ke rumah saudara.

Dilaporkan bahwa motifnya sendiri adalah karena kecemburuan. Sebelum meninggal, Alexandra sempat mengungkap bahwa suaminya sering cemburu karena pekerjaannya. Rustam mengambil handphone Alexandra agar istrinya tidak bisa menangani klien. Tampaknya ia tidak suka istrinya menghasilkan banyak uang dari profesi coach seks dan psikologi.

"Uang adalah permasalahan dalam hubungan kami. Hari ini suamiku bilang uang merusak segalanya dan suatu hari aku harus memilih antara dia atau uang. Aku cinta suamiku tapi aku tidak siap menyerahkan kesenangan dan mimpiku," tulis Alexandra.

(ami/ami)