Eks Karyawan Chris Okano Ungkap Fakta Baru Sunny Dahye, Tolak Permintaan Maaf

R Chairini Putong - wolipop Kamis, 19 Agu 2021 14:45 WIB
Sunny Dahye Sunny Dahye. Foto: dok Instagram sunnydahye
Jakarta -

Natasha Elle, editor yang pernah bekerja sama dengan Sunny Dahye angkat bicara setelah menonton video klarifikasi sang YouTuber. Seniman asal Singapura itu menolak permintaan maaf Sunny Dahye dan Chris Okano yang dinilai 'tidak ada artinya'.

Sunny Dahye tengah menjadi perbincangan hangat karena unggahan akun Instagram @sunnyisaliar2. Akun tersebut membagikan tangkapan layar percakapan pemilik akun dengan sejumlah sumber yang 'membongkar' sifat asli Sunny Dahye.

Dalam salah satu unggahannya pada Sabtu (14/8/2021), dikatakan bahwa Sunny Dahye dan Chris Okano tidak membayar upah seorang editor meskipun menggunakan video tersebut sebagai intro video YouTube @SunnydahyeIn.

"Km inget opening Sunny July? itu dikerjain sama editor lain (karyawan chris) dan sunny suka sama hasilnya, tapi chris ga ngebayar opening tsb bahkan setelah sunny dapet dan pakai videonya. Sunny juga ga berusaha bayar dia, padahal Sunny jelas-jelas pake video opening itu," kata seorang sumber kepada akun Instagram @sunnyisaliar2.

Akun Instagram sunnyisaliar2Akun Instagram @sunnyisaliar2 Foto: dok. Instagram sunnyisaliar2

Di hari yang sama, Natasha Elle mengungkap ia pernah bekerja sama dengan Sunny Dahye dan Chris Okano. Pemilik akun Instagram @sadshrimps itu membuat animasi "Sunny July" yang digunakan sebagai intro video YouTube Sunny Dahye pada 2019.

Natasha Elle kemudian menjelaskan apa yang terjadi dengan Sunny Dahye dan Chris Okano, dan bagaimana dirinya diperlakukan dengan buruk sebagai seorang seniman.

[Gambas:Instagram]


"Dua tahun yang lalu, aku membuat animasi yang sangat aku banggakan 🤧✨⭐️ - hanya dilihat oleh jutaan orang yang tidak mengetahui bahwa itu adalah karyaku karena seorang creator tidak memenuhi janjinya untuk memberikan credit," tulis Natasha Elle sebagai keterangan fotonya.

Natasha Elle menyampaikan rasa terima kasih karena banyak yang memberikan dukungan untuknya. Secara khusus, Natasha Elle mengucapkan terima kasih untuk akun @sunnyisaliar2 yang menerjemahkan pernyataannya dalam bahasa Indonesia.

"Setelah menerima lima terjemahan dari akun berbeda, aku melihat bahwa pengalamanku sama dengan orang lain dalam unggahan dan apa yang dikatakan tentang pengalamanku sebagai besar benar," kata Natasha Elle membenarkan unggahan @sunnyisaliar2.

Natasha Elle mengungkap alasannya baru angkat bicara setelah dua tahun. Seniman asal Singapura itu merasa tidak mendapat dukungan untuk mengungkap perlakuan Sunny Dahye dan Chris Okano. Ia khawatir tidak akan ada yang mendengarkan dan mempercayainya.

Suami Sunny Dahye, Chris Okano merupakan CEO perusahaan yang mempekerjakan Natasha Elle di Jepang. Kerja sama mereka terjalin tak lama saat perusahaan Chris Okano bangkrut dan dia mulai berpacaran dengan Sunny Dahye.

Dalam unggahan Instagram-nya, Natasha Elle menjelaskan bagaimana pertemuannya dengan pacar atasannya saat itu, Sunny Dahye. Chris Okano meminta "harga teman" sebagai upahnya. Dengan harga yang lebih murah, Natasha Elle dijanjikan mendapat credit dalam kolom deskripsi channel YouTube @SunnydahyeIn.

Natasha Elle menegaskan bahwa ia mendapat bayaran dari Sunny Dahye dan Chris Okano, tidak seperti pertanyaan seorang sumber kepada akun Instagram @sunnyisaliar2. Namun, Sunny Dahye dan Chris Okano melanggar janjinya untuk memberikan credit.

Natasha Elle Tanggapi Video Permintaan Maaf Sunny Dahye

Sunny Dahye dan Chris Okano telah memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang beredar dari akun Instagram @sunnyisaliar2. Keduanya akan mengambil tindakan tegas untuk menuntut pemilik akun yang dinilai telah mencoreng nama baik Sunny dan Chris.

Dalam video berjudul 'Yang perlu diketahui', Sunny Dahye dan Chris Okano juga menyampaikan permintaan maaf kepada Natasha Elle. Tak lama setelah itu, Natasha Elle memberikan tanggapan langsung melalui Instagram Story (@sadshrimps).

Seniman asal Singapura itu menggunakan bantuan google translate agar mudah dipahami netizen Indonesia.

Editor Natasha ElleUnggahan Natasha Elle yang bekerja sama dengan Sunny Dahye Foto: dok. Instagram sadshrimps

"Aku akan menegaskan. Aku TIDAK menerima 'permintaan maaf' ini. Apa yang mereka sampaikan (dan aku kutip langsung dari video) adalah 'putusnya harapan', yang tidak pernah terjadi. Mereka mengatakan tidak mau membuat seniman merasa seperti itu, tapi karena mereka tidak merasa 'mengambil keuntungan' dari siapa pun. Oleh karena itu, hal ini akan terjadi lagi," tegas Natasha Elle.

Saat memberikan tanggapan terkait permintaan maaf Chris Okano padanya, Natasha Elle juga mengungkap fakta baru soal percakapannya dengan Sunny Dahye pada 2019. Dia menegaskan bahwa memberikan credit kepada seorang seniman tidak sulit untuk dilakukan.

Saat itu, banyak pegawai yang marah dengan Chris Okano sebagai CEO Tokyo Creative. Dengan alasan itu, Sunny Dahye berjanji akan memberikan credit Natasha Elle di kolom deskripsi channel YouTube @SunnydahyeIn setelah situasi membaik.

Namun, Sunny Dahye kembali mengunggah animasi Natasha Elle di akun Instagram (@sunnydahye) dan baru menandai akun Instagram-nya (@sadshrimps) setelah campaign "Sunny July" berakhir.

"Jika ini alasannya, maka dia seharusnya hanya menggunakan animasiku pada Juli 2019! Hanya selama campaign, ya kan? Tapi dia masih menggunakan semuanya sampai hari ini, tanpa memberikan credit. Bagaimana alasan itu masuk akal?" seru Natasha Elle.

Natasha Elle merasa kecewa karena Sunny Dahye dan Chris Okano tidak menyampaikan permintaan maaf setelah melanggar kesepakatan mereka dalam video 'Yang perlu diketahui'. Baginya, permintaan Sunny Dahye dan Chris Okano tidak ada artinya.

"Jika kalian ingin meminta maaf, setidaknya kalian tahu apa alasan kalian meminta maaf. BERHENTI GASLIGHTING. 'Permintaan maaf' ini sama sekali tidak berarti bagiku," tandas Natasha Elle.



Simak Video "Pertama di Dunia! Kondom Unisex untuk Pria dan Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(rcp/rcp)