Sosok Zhang Ziyu, Gadis 14 Tahun Viral yang Tingginya Lebih dari 2 Meter

Rahmi Anjani - wolipop Rabu, 21 Jul 2021 13:36 WIB
Zhang Ziyu Foto: Weibo
Jakarta -

Seorang gadis berusia 14 tahun jadi viral karena bentuk tubuhnya. Masih berusia 14 tahun, remaja bernama Zhang Ziyu tersebut tingginya sudah lebih dari 2 meter. Ia pun sering dibandingkan dengan Yao Ming, pemain NBA asal China pertama yang juga bertinggi badan hampir sama. Zhang Ziyu jadi perbincangan di media sosial setelah foto dan videonya tersebar.

Penampilan seorang gadis di antara teman-temannya saat sedang bermain bermain basket jadi atensi netizen. Berdiri paling depan, Zhang Ziyu terlihat semakin mencuri perhatian karena tingginya hampir dua kali lipat anak-anak di sekitarnya. Bukan hanya itu, Zhang Ziyu terlihat jago bermain basket sehingga dinantikan berkarier sebagai atlet.

Zhang ZiyuZhang Ziyu Foto: Weibo

Setelah viral di Weibo, sosok Zhang Ziyu pun bikin penasaran warganet. Diketahui jika tingginya lebih dari 2 meter, tepatnya 2,26 meter. Ia pun lahir dari orangtuanya yang keduanya merupakan pemain basket profesional dan punya tinggi tubuh menjulang. Tapi tinggi Ziyu sudah melebihi mereka. Ayahnya dikatakan bertinggi 2,13 meter dan ibunya 1,98 meter.

Dilansir koran Global Times, tinggi Zhang Ziyu sudah 1,6 meter saat duduk di kelas 1 SD. Saat kelas 6, tubuhnya melebihi 2,1 meter. Dengan kemampuannya main basket dan badannya yang bahkan sudah setinggi Yao Ming di usia 14 tahun, banyak orang beranggapan jika ia akan punya masa depan yang cerah sebagai atlet.

"Intinya adalah dia baru berusia 14 tahun, dia akan punya masa depan yang menjanjikan jika dia terus meningkatkan bakat dan kemampuannya," "Masa depan tim basket wanita China bergantung padamu," tulis netizen di Weibo.

[Gambas:Instagram]

Datang dari keluarga pebasket, tentu gadis itu sudah dikenalkan dengan bola sejak kecil. Dilaporkan bahwa sejak usia lima tahun, Zhang Ziyu sudah dilatih oleh ibunya yang merupakan mantan atlet timnas China.

Meski masa depannya dinantikan, psikolog mengingatkan agar tidak memberi tekanan pada remaja tersebut. Dikatakan jika perbedaan tinggi badannya sendiri sudah menyebabkan masalah sosial. Bahkan psikolog meminta agar ia dilindungi dari perundungan di sekolah dan lingkungannya.

(ami/ami)