Langgar Lockdown, Pria Nekat Berenang Lintasi Laut Lepas Demi Bertemu Teman

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 16 Jul 2021 08:00 WIB
Aksi pria yang nekat langgar lockdown, berenang melintasi lautan demi bertemu teman. Foto: Penang Kini via Siakap Keli
Jakarta -

Pandemi Corona yang belum juga usai hingga saat ini membuat beberapa negara memutuskan untuk melakukan lockdown. Salah satu negara tersebut adalah negara Malaysia. Sejak akhir Juni 2021, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan akan melakukan lockdown sampai kasus harian pasien positif Corona turun. Namun nyatanya tak semua warganya bersedia mengikuti aturan tersebut, seperti pria yang satu ini.

Seperti dikutip dari Siakap Keli, seorang pria dikabarkan nekat mempertaruhkan nyawanya demi bisa bertemu dengan temannya di tengah situasi pandemi saat ini. Pria 28 tahun yang tidak disebutkan namanya itu berenang melintasi Selat Pulau Pinang dari Daerah Timur Laut ke Seberang Perai, Pulau Pinang.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, ACP Soffian Santong, pria tersebut nekat melakukan aksinya itu karena tidak mendapatkan ijin untuk bepergian ke luar kota. Pasalnya alasan sang pria tak cukup kuat dan terbilang tak masuk akal.

Aksi pria yang nekat langgar lockdown, berenang melintasi lautan demi bertemu teman.Aksi pria yang nekat langgar lockdown, berenang melintasi lautan demi bertemu teman. Foto: Penang Kini via Siakap Keli

"Dalam kejadian itu, seorang pria Melayu berusia 28 tahun bertekad untuk melompat ke laut dari Pelabuhan Kota Tanjung dan mencoba berenang ke Seberang Perai. Namun diyakini sudah kelelahan, pria Melayu itu sempat berbalik arah menuju dermaga penyeberangan pontoon sebelum diselamatkan petugas Penang Free Port yang kemudian menghubungi Balai Polis Lebuh Pantai," jelas Soffian.

Ketika diselamatkan tidak ditemukan dokumen identitas pribadi pada pria tersebut. Sang pria hanya menyebutkan nama dan nomor kartu identitasnya secara lisan. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa pria tersebut berasal dari Bayan Lepas dan sedang tidak memiliki pekerjaan apapun.

"Menurut ibu dari pria yang berhasil dihubungi, dia menyatakan bahwa putranya sudah lama tidak pulang ke rumah dan diyakini hidup sebagai gelandangan. Ibu dari laki-laki itu juga menyatakan bahwa anaknya adalah pecandu berat," jelas pihak kepolisian.

Karena hal itu, sang pria langsung dibawa ke rumah sakit Pulau Pinang untuk diperiksa dan mendapatkan perawatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pria tersebut mengalami patah lengan kanan. Pihak kepolisian mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah sang pria sembuh dan diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.



Simak Video "Bikin Haru! Sepasang Dokter Rela Tunda Nikah Demi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)