Wanita Ini Ungkap Rasanya Bekerja dengan Pangeran Harry & Meghan Markle

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 08 Jul 2021 15:45 WIB
Meghan Markle dan Pangeran Harry Foto: Instagram @sussexroyal
Jakarta -

Sejumlah ajudan kerajaan pernah berkomentar rasanya bekerja dengan Meghan Markle. Meghan dikenal kejam dan mem-bully sejumlah stafnya saat bertugas di kerajaan Inggris. Namun salah satu wanita yang menjadi staf pasangan The Sussex tersebut menyebutkan hal yang berbeda.

Adalah Catherine St-Laurent, mantan kepala staf yang bergabung dengan yayasan Archewell milik Pangeran Harry dan Meghan Markle pada April 2020. Catherine mengungkapkan pengalamannya yang luar biasa bekerja dengan Harry dan Meghan.

"Mereka adalah pemimpin yang sangat berbakat dan kreatif," ujar Catherine kepada The Cut.

"Aku bersyukur punya kesempatan untuk melakukan banyak hal, bisa bersama di perjalanan mereka. Waktu yang aku habiskan bersama mereka sangat memuaskan," tambahnya.

Catherine St-LaurentCatherine St-Laurent Foto: dok. Facebook

Catherine kini masih bekerja bersama Duke dan Duchess of Sussex itu, namun dia berpindah peran menjadi penasihat sejak awal Dia menambahkan bahwa bosnya itu memiliki potensi yang besar.

"Mereka memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang sangat berpengaruh pada dampak sosial," ucapnya.

Pernyataan Catherine itu berbanding terbalik dengan sejumlah ajudan Meghan Markle saat di istana dulu.
Kepada The Times, sejumlah mantan ajudan Meghan Markle membeberkan perilaku sang Duchess yang suka mem-bully, bahkan asistennya sampai dibuat menangis.

"Orang-orang senior di rumah, Istana Buckingham dan Clarence House, tahu bahwa mereka mengalami situasi di mana anggota staf, terutama wanita muda di-bully sampai menangis," begitu laporan The Times, seperti dikutip dari The Australian.



Simak Video "Uskup Agung Bantah Klaim Meghan soal Nikah Duluan dengan Harry"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)