Kontroversial, Seniman Viral Bikin Peringkat Wanita Terjelek Hingga Tercantik
Sebuah pameran kesenian di Shanghai, China yang digelar seniman bernama Song Ta ditutup karena jadi kontroversi. Song Ta memberikan ranking pada lima ribu mahasiswi dari yang tercantik hingga terjelek. Saat ini pihak penyelenggara pameran kesenian itu sendiri telah meminta maaf atas apa yang dilakukannya.
Seperti dikutip dari BBC, usai pameran tersebut viral di media sosial, manajemen OCAT Shanghai, selaku penyedia tempat penyelenggara pameran pun memutuskan untuk menutup pameran seni Song Ta tersebut. Pameran bertajuk 'Uglier and Uglier' itu sendiri diketahui mendapat banyak kritikan dari masyarakat karena dianggap melecehkan kaum wanita.
"Setelah mendapat kritikan, kami mengevaluasi kembali konten karya seni ini dan penjelasan artis, kami menemukan itu tidak menghormati wanita, dan cara pengambilannya memiliki masalah pelanggaran hak cipta. Sebagai museum yang mendukung keragaman, kami akan menganggap ini sebagai peringatan, meningkatkan layanan kami, dan memperlakukan semua orang dengan empati," terang pihak penyelenggaran di platform media sosial Weibo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Song Ta itu mengatakan bahwa pameran 'Uglier and Uglier' adalah hasil kreasinya pada 2013. Kala itu dirinya merekam para wanita ketika mereka lewat di sebuah kampus. Song Ta kemudian memberikan peringkat sesuai dengan seberapa menariknya para wanita tersebut berdasarkan hasil pengamatannya sendiri.
Hasil pengamatannya itu kemudian dibentuk ke dalam sebuah video berdurasi tujuh jam yang berisi peringkat untuk lima ribu gadis dari yang tercantik hingga terjelek. Dalam sebuah wawancara dengan akun media sosial BIE di Beijing pada 2019, Song Ta mengatakan bahwa dia dan asistennya mengambil foto-foto dari para wanita tersebut secara diam-diam.
"Saya pikir saya memiliki hak untuk mengatakan yang sebenarnya," ujar Song Ta seraya membela diri.
Tak sedikit netizen yang memberikan kritikannya di Weibo. Mereka tidak setuju dengan karya seni milik Song Ta tersebut.
"Ini sudah tahun 2021, bagaimana kamu masih bisa mengobyektifikasi wanita dengan berani, tanpa rasa malu?" komentar salah seorang netizen.
"Karya seni ini tidak hanya menghina tetapi melanggar hak potret individu, dan para wanita ini bahkan tidak tahu bahwa mereka sedang difilmkan," komentar netizen lain.
(vio/vio)
Home & Living
Bingung Simpan Sepatu yang Numpuk? Cek Rekomendasi Rak Sepatu Anti Debu & Hemat Tempat di Sini!
Pakaian Wanita
Nggak Perlu Mahal-Mahal Nails Art! Pakai Fake Nails Ini untuk Tampilan Kuku Lebih Cantik
Olahraga
Latihan Harian atau Game Akhir Pekan, Ini 3 Bola Voli yang Tetap Nyaman di Lapangan
Hobi dan Mainan
Commuting Tiap Hari atau Sering Butuh Fokus? Soundcore by Anker Q20i Bisa Redam Bising dan Nyaman Dipakai Seharian
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce
Emily Ratajkowski Berhijab Sambut Wali Kota Muslim New York, Unggahan Dikritik
Alasan David Beckham Diblokir Anaknya, Disebut Melanggar Surat Peringatan
Sinopsis SAS: Red Notice di Bioskop Trans TV Hari Ini
7 Fakta Menarik Drama China Speed and Love, Chemistry Pemainnya Disorot
Foto Cantik BCL-Alyssa Daguise Hadiri Pernikahan 'Pangeran Jaksel' di Maroko
7 Gaya TWICE Jadi Model Victoria's Secret Usai Viral Istilah 'Tzuyu Bra'
Foto Vidi Aldiano Tampil Berkumis Jadi Groomsman Pernikahan Sahabat di Maroko
Tak Terduga, Ternyata Ini Inspirasi di Balik Nama Blue Ivy Putri Beyonce











































