Kisah Pria Mendadak Kaya Tapi Hidup Boros, Berakhir Meninggal di Panti Jompo

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 03 Jun 2021 10:30 WIB
David Lee Edwards David Lee Edwards Foto: dok. AP
Jakarta -

Pria bernama David Lee Edwards kaya mendadak setelah memenangkan lotre pada 2001. Namun kekayaan David hanya sementara. Kebiasaan borosnya membuatnya dia kembali miskin, dan bahkan tinggal di rumah yang penuh dengan kotoran.

David Lee mendadak tajir setelah dia iseng membeli lotre, dan nomornya muncul sehingga dia bisa meraup US$ 27 juta atau sekitar Rp 385 miliar. Dalam konferensi persnya setelah mendapatkan banyak uang, David secara diplomatis mengatakan bahwa dia akan menggunakan uangnya dengan bijaksana.

"Banyak orang yang kehilangan pekerjaannya. Mereka tidak memiliki banyak uang, jadi aku tidak ingin menggunakan uang ini dengan mengatakan bahwa aku akan membeli rumah mewah sampai mobil. Aku akan menggunakan uang ini untuk hidup sederhana. Aku ingin uang ini bisa bertahan lama, untukku, untuk istri masa depanku, untuk putriku, dan generasiku berikutnya," ucapnya bijak saat itu.

Namun yang dia katakan tersebut berbanding terbalik dengan gaya hidupnya. Setelah menerima uangnya, David langsung mengadakan pesta kemenangannya di Las Vegas berbiaya Rp 4 miliar.

David juga membeli rumah mewah di kawasan elit Palm Beach, Florida dengan harga Rp 22 miliar. Dia pun membeli banyak mobil mewah hingga tetangganya menyebut bahwa rumahnya seperti tempat parkir mobil.

Dalam setahun setelah memenangkan lotre, David telah menghabiskan US$ 12 juta (Rp 170 miliar) atau hampir setengah dari hartanya.

David bahkan terjerumus narkoba. Dia dan istri barunya Shawna mengonsumsi kokain sampai heroin. Dia pun menghambur-hamburkan uang untuk membelikan teman-temannya narkoba.

Di 2006, lima tahun setelah menjadi orang kaya, David kembali menjadi miskin. Dia dan istrinya kehilangan segalanya karena telah menjadi bangkrut.

Dari tinggal di mansion mewah, David berakhir menyewa rumah kumuh, bahkan dikelilingi oleh kotoran mereka sendiri, makanan busuk, pipa retak, dan jarum suntik yang bertebaran.

Sang istri meninggalkan David dalam keadaannya yang sudah tidak berharta lagi. Mantan istri pertamanya yang membantu David agar dia bisa tinggal di panti jompo. Di 2013, David meninggal di usia 58 tahun.

(kik/kik)