ADVERTISEMENT

Cinta Laura Mikir 2 Kali Beli Tas Puluhan Juta Rupiah, Ingat Anak Tak Mampu

Hestianingsih - wolipop Senin, 31 Mei 2021 11:52 WIB
Cinta Laura saat ditemui di kantor Soraya Film. Cinta Laura. Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Cinta Laura mengaku sebagai orang yang sangat hemat. Dia enggan membeli tas atau pakaian seharga puluhan juta rupiah hanya demi gaya.

Didikan sejak kecil dari kedua orangtua membuat Cinta Laura kerap kali berpikir dua kali ketika ingin mengeluarkan uang. Terlebih lagi untuk barang-barang yang menurutnya kurang penting.

"Kenapa aku hemat banget, karena dari kecil diajarin untuk melihat semuanya dengan perspektif yang luas. Buka berarti aku nggak suka barang-barang bagus. I like nice things, I like expensive things," tuturnya saat berbincang di channel YouTube Gritte Agatha yang diunggah Jumat (28/5/2021).

Cinta Laura KiehlCinta Laura Kiehl. Foto: Dok. Instagram/claurakiehl

Namun penyanyi sekaligus aktris 27 tahun ini memilih untuk menahan diri membeli barang-barang mahal. "Aku guilty (merasa bersalah) kalau beli sesuatu yang baru atau mahal," ucapnya.

Cinta Laura lebih memilih uang puluhan juta yang dia miliki untuk membantu keluarga atau anak tidak mampu ketimbang membeli barang branded. Dia pun mencontohkan ketika dirinya tergiur ingin membeli tas seharga Rp 30 juta.

"Misalnya gini, aku beli tas branded harganya Rp 30 juta. Bayangkan berapa keluarga atau anak yang bisa aku sekolahin atau kasih makan dengan uang Rp 30 juta, dan aku pakai uang itu untuk beli tas? It's not worth it," paparnya.

Cinta LauraCinta Laura Kiehl. Foto: Youtube FemaleDailyNetwork

Bahkan ketika ingin membeli pakaian dengan harga di bawah Rp 1 juta pun, wanita 27 tahun ini masih menimbang-nimbang. Cinta Laura sering kali memikirkan gaji staf yang bekerja di rumahnya.

"Misalnya ke toko di mall harganya di bawah sejuta. Aku masih mikir, karena aku mikir staf di rumah, Mba aku, driver aku, gajinya segini tiap bulan. Dengan aku beli baju ini lima, sepuluh, udah mendekati gaji mereka. So I feel bad, really bad," pungkasnya.

(hst/hst)