April Mop Jangan Bikin Prank Ngaku Hamil, Ini 3 Alasannya

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 01 Apr 2021 09:15 WIB
Front view of cropped long hair brunet caucasian pregnant woman, sitting in crossed legs, in yoga pose, in bed at home, holding her belly with hand. Maternity, pregnancy, new life. Ilustrasi Kehamilan / Foto: Getty Images/iStockphoto/Basilico Studio Stock
Jakarta -

April Mop atau April Fools selalu diperingati setiap tanggal 1 April. Pada hari tersebut biasanya seseorang akan melakukann kebodohan seperti anak kecil. Misalnya dengan membuat lelucon atau prank. Namun pastikan bahwa lelucon atau prank yang akan dibuat itu tidak akan menyakiti atau melukai hati dari pihak lain.

Terkadang beberapa orang mungkin tidak terlalu memperhatikan dampak dari lelucon atau prank April Mop yang dibuatnya. Akibatnya, beberapa pihak akan merasa dirugikan dan tersakiti. Kamu sendiri, bagaimana perasaanmu jika ternyata lelucon atau prank mu justru berdampak bagi banyak orang?

Salah satu prank atau lelucon yang perlu dihindari saat April Mop adalah membuat kehamilan palsu. Mengapa demikian?

3 Alasan Pengumuman Kehamilan Palsu April Mop Tidak Lucu

Kamu Tidak Tahu Pengalam Buruk yang Penah Dialami Seseorang Tentang Candaanmu

Seperti dikutip dari Still Standing Magazine, setiap orang pastinnya memiliki pengalaman hidup yang berbeda-beda. Kamu mungkin tidak tahu kalau orang tersebut pernah mengalami pengalaman pahit dari candaan yang kamu lontarkan itu. Bayangkan jika seandainya orang tersebut pernah mengalami kenyataan pahit bahwa bayi yang telah diharapkannya ternyata justru meninggal.

Orang tersebut telah mempersiapkan segalanya untuk menyambut kehadiran sang bayi namun ternyata gagal. Pastinya akan sangat berat untuk melepaskan rasa sakit dari pengalaman pahit tersebut. Lalu tiba-tiba dia harus melihat pengumuman kehamilanmu yang ternyata palsu. Mau tidak mau orang itu akan teringat kembali dan memikirkan cara terbaik agar dirinya tak terlihat cemburu, sehingga orang lain akan mengira bahwa dirinya telah berhasil mengatasi kehilangannya. Setelah melalui hal itu, dirinya lalu harus kembali melihat dan mengetahui bahwa ternyata unggahanmu itu hanya sebatas candaan April Mop.

Apa yang Kamu Bercandakan Bisa Menjadi Keinginan Terbesar Seseorang

Bayangkan jika hamil dan memiliki anak merupakan salah satu keinginan terbesar dari seseorang di luar sana. Orang tersebut telah mengupayakan segala hal untuk mewujudkan impiannya itu. Di tengah-tengah proses tersebut orang itu harus memberi selamat kepada teman-temannya yang telah hamil, sementara dirinya masih harus menunggu tanpa kepastian.

Tiba-tiba orang tersebut harus kembali melihat pengumuman kehamilan lainnya yang datang darimu. Dia harus kembali berusaha terlihat tegar dan memberimu ucapan selamat. Setelahnya orang itu mengetahui bahwa hal itu hanyalah sebuah lelucon.

Bisa Saja Candaanmu Itu Terlontar di Waktu yang Salah

Kamu tidak tahu apa yang sedang dialami seseorang saat ini. Mungkin saja orang tersebut baru mengalami pengalaman pahit tentang kehamilan. Dirinya baru saja mengalami keguguran atau hal lain yang menyebabkannya kehilangann bayi yang telah didambakannya. Bayangkan setelah semua hal itu, kamu hadir dan mengabarkan bahwa kamu hamil.

Saat dirinya dalam kebinngungan harus memberikan respon kepadamu, kamu tersenyum dan mengatakan, "Cuma bercanda! April Mop! Kenapa kamu sangat serius?". Apakah menurutmu candaan April Mop tersebut terdengar lucu baginya?

(vio/vio)